Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ribuan Butir Ekstasi dan Ratusan Gram Sabu Diblender Kejari Pati di Hari Bhakti Adhyaksa

Kajari Pati bersama anggota saat memblender pil ekstasi. (MURIANEWS/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Pati – Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke-61, Kejaksaan Negeri (Kejari) Pati memblender 2.520 butir pil ekstasi, dan 505,57 gram sabu, Kamis (22/7/2021). Jumlah tersebut merupakan barang bukti dari sebelas perkara narkotika yang sudah dinyatakan inkrah (berkekuatan hukum tetap).

Kepala Kejari Pati mahmudi mengatakan, total barang bukti tersebut merupakan hasil penanganan perkara sejak Januari hingga Juni 2021 ini. Karena itu, semua barang bukti diblender agar tidak bisa digunakan lagi.

“Ada sebelas perkara untuk narkoba dan kesehatan. Ini sudah inkrah dan barang bukti kami musnahkan. Sejah ini di Pati tidak begitu besar untuk kasus narkoba, tapi memang ada beberapa yang tertangkap,” katanya.

Selain pil ekstasi, pihaknya juga memusnahkan barang bukti lain dari perkara minuman keras, yakni ada 462 botol miras dari berbagai merek dan satu jeriken. Sedangkan untuk perkara miras sendiri yang sudah putus ada sebanyak sebelas perkara.

Dasar dari pemusnahan ini sesuai dengan Pasal 270 KUHP, UU Kejaksaan Pasal 30 Ayat 1 dan UU Kekuasaan Kehakiman Pasal 53 Ayat 1.

Dia menambahkan, khusus untuk narkoba, terpidana sebagian besar memang pemakai. Barang bukti tidak hanya ekstasi, tetapi ada juga yang berupa serbuk kristal lengkap dengan alat penghisap. Rata-rata obat haram itu, oleh terpidana dibungkus menggunakan plastik.

Lebih dari itu, pihaknya juga mengaku saat ini tengah menangani kasus yang cukup besar, yakni masalah penggadaian sertifikat tanah Desa Pekuwon, kecamatan Juwana oleh oknum kepala desa. Ada dua bidang tanah yang digadaikan dengan uang gadai sebesar Rp 750 juta.

“Semua perkara yang masuk, segera akan kami selesaikan, termasuk yang kasus desa Pekuwon ini,” tutupnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...