Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pengendara di Kudus Nekat Terjang Drainase Berlubang demi Hindari Penyekatan

Pengendara melintasi drainase berlubang di sebelah utara Masjid Agung Kudus, demi menghindari penyekatan. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Sejumlah pengendara di Kabupaten Kudus nekat melakuakn berbagai cara untuk melewati penyekatan jalan. Salah satunya penyekatan jalan menuju Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus.

Pengamatan MURIANEWS penyekat di sebelah utara Masjid Agung Kudus seringkali masih digeser pengendara yang hendak menerobos.

Akan tetapi kendati bisa digeser dan dilewati, beberapa warga yang lewat harus berupaya keras. Sebab, mereka harus melewati drainase yang lebarnya sama dengan roda motor.

Padahal drainase itu juga berlubang, sehingga hal itu cukup membahayakan.

Salah seorang warga, Muhammad Sultan Maulana yang hendak lewat mengaku tersendat karena jalan disekat. Dia lewat dari arah barat menuju ke timur arah Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus. Ia pun akhirnya memilih jalan kaki.

“Saya mau kulakan masker. Tetapi tidak bisa lewat. Mau ambil dengan jalan kaki saja,” katanya, Kamis (22/7/2021).

Warga lainnya, Tri Hartanto mengaku terganggu dengan adanya penyekatan. Menurutnya penyekatan tidak efektif.

Menurutnya, penyekatan akan lebih efektif jika dilakukan di perbatasan Kudus. Sedangkan di area pusat kota tidak perlu disekat.

“Di dalam kota itu kan orang-orang sini saja lokal Kudus. Menurut saya seharusnya yang disekat yang di perbatasan,” sambungnya.

Anggota Satlantas Polres Kudus, Briptu Fernanda yang tengah membenarkan water barrier berharap warga lebih taat dengan kebijakan pemerintah.

Terpisah, Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kudus Putut Sri Kuncoro saat dihubungi meminta agar masyarakat bersabar. Sebab, pihaknya melakukan penyekatan sesuai dengan PPKM level 4 yang kini diterapkan di Kudus.

“Intinya PPKM ini sebagai upaya untuk masyarakat. Dan kami dengan sangat memohon agar masyarakat tidak melanggar,” katanya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...