Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Duh, Selama PPKM Darurat Bandara Ahmad Yani Semarang Kehilangan Hampir 90 Persen Penumpang

Sejumlah calon penumpang menunggu di ruang tunggu Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang. (PT Angkasa Pura I)

MURIANEWS, Semarang – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang dilakukan 3 hingga 20 Juli 2021 lalu ternyata berdampak besar bagi Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang.

Pasalnya, di tanggal tersebut pihak bandara mengalami anjlok penumpang hampir 90 persen, tepatnya 89,5 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang  Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Hardi Ariyanto mengatakan, berdasarkan catatan yang ada, pada tanggal 5 – 20 Juni lalu, jumlah penumpang mencapai 61.399 orang.

Mereka terdiri dari penumpang datang sebanyak 27.781 orang dan penumpang berangkat sebanyak 33.618 orang sedangkan total jumlah pergerakan pesawat sebanyak 661.

Sedangkan pada periode masa PPKM yaitu tanggal 5-20 Juli 2021 jumlah penumpang sebanyak 6.437 orang, terdiri dari penumpang datang sebanyak 2.605 orang dan penumpang berangkat sebanyak 3.806 orang, untuk total jumlah pergerakan pesawat sebanyak 168. Sehingga secara prosentase terjadi penurunan penumpang sebanyak 89,5%

“Dengan adanya penurunan pergerakan pesawat dan penumpang ini menandakan adanya kesadaran masyarakat untuk menunda perjalanan sebagai bentuk dukungan terhadap keberhasilan penerapan kebijakan PPKM,” ujarnya seperti dikutip Ayosemarang.com.

Adapun sebagai langkah terus mendukung pelaksanaan PPKM Darurat, Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang menerapkan pengetatan pemeriksaan syarat perjalanan.

Adapun ketentuan yang berlaku bagi pelaku perjalanan dalam negeri dari dan menuju Pulau Jawa & Bali. Yang mana wajib menunjukkan kartu vaksin pertama dan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2×24 jam. Langkah tersebut dilanjutkan sampai dengan 25 Juli 2021.

“Kami mengimbau kepada masyarakat , jika memang terpaksa harus melaksanakan perjalanan, pada saat ini diwajibkan mematuhi dan mempersiapkan persyaratan yang berlaku dan tetap melaksanakan protokol kesehatan. Sehingga kita bisa bersama-sama melindungi diri sendiri dan juga orang lain di sekitar kita,” katanya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Ayosemarang.com

Comments
Loading...