Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Santri Ponpes di Kudus Diberi Bantuan Sembako oleh Polres Kudus

Kapolres Kudus memberikan bantuan sosial di Ponpes El Fat El Islami. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Polres Kudus kembali membagikan bantuan sosial paket sembako kepada masyarakat yang terdampak pandemi. Bantuan sosial tersebut, kali ini dibagikan kepada dua pondok pesantren (ponpes) di Kudus, Kamis (22/7/2021).

Dua ponpes tersebut yakni Ponpes Muhammadiyah yang berada di Desa Singocandi, Kecamatan Kota, dan Ponpes El Fath El Islam di Desa Ngembal Rejo, Kecamatan Bae.

Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma mengatakan, bantuan yang diberikan berupa 200 kilogram beras dan 20 paket sembako, yang dibagi secara merata ke dua ponpes tersebut.

Nantinya, bantuan sosial untuk ponpes tersebut bisa digunakan untuk membantu kebutuhan makan sehari-hari untuk santri yang berada di masing-masing ponpes.

“Ini sebagai sinergitas kami dengan pondok pesantren yang ada di Kudus. Dan bentuk kepedulian, lantaran selama ini ponpes telah mendukung dan membantu menyosialisasikan untuk tetap tidak lengah dan menaati protokol kesehatan,” katanya Kamis, (22/7/2021).

Kapolres menyebut, secara keseluruhan untuk total beras yang akan dibagikan kepada warga Kudus yang terdampak mulai pedagang, ojek, atau masyarakat umum lain. Totalnya mencapai 10 ton beras, yang akan diberikan melalui jajaran polsek di wilayah Kudus.

“Seluruh warga yang terdampak PPKM di Kudus akan mendapatkan bantuan sosial. Kalau misal nanti ada yang sangat terdampak dan membutuhkan, tapi belum dapat bantuan, silahkan lapor kami,” ujarnya.

Pengasuh Ponpes El Fath El Islami KH Sa’aduddin Annasih merasa bersyukur dan berterimakasih atas bantuan sebagai bentuk kepedulian dari TNI-Polri dan pemerintah atas dampak PPKM. Selama ini pembelajaran santri yang ada di Ponpes nya dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

“Ini menunjukkan kerja sama baik antara umaro dan ulama. Saat santri kembali ke ponpes, kami wajibkan menunjukkan surat swab antigen dan Iduladha kemarin kami tidak memulangkan santri. Karena memang mendukung program PPKM serta agar tidak khawatir dan waswas,” tandasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...