Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pati Masuk PPKM Level 4, ADA dan Luwes Sudah Boleh Buka Khusus Jual Bahan Pokok dan Obat

Petugas meninjau Swalayan ADA Pati di hari pertama PPKM Darurat, beberapa waktu lalu. (MURIANEWS/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Pati – Setelah dua pekan ditutup karena adanya PPKM Darurat, kini dua swalayan di Kabupaten Pati, yakni Swalayan ADA dan Luwes sudah diperbolehkan untuk beroperasi. Hanya saja, ada beberapa pembatasan, mengingat Pati menerapkan PPKM level 4.

Sebagaimana yang tertuang dalam Intruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 22 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4. Ada 13 kabupaten/kota di Jawa Tengah yang masuk dalam level tersebut, salah satunya adalah Kabupaten Pati.

Bupati Pati Haryanto mengatakan, dua swalayan tersebut hanya boleh beroperasi untuk menjual

berkaitan dengan dibolehkannya untuk beroperasi bagi dua swalayan tersebut, hanyalah untuk menjual bahan pokok kebutuhan masyarakat dan obat-obatan. Sedangkan untuk barang dagangan lainnya, tidak diperbolehkan untuk beroperasi.

“Saya berpedoman kepada yang tertulis. Tidak ada perubahan kebijakan. Yang ada perubahan, khususnya swalayan. Karena ada penjualan bahan pokok dan nonbahan pokok. Yang boleh yang bahan pokok dan obat-obatan. Nanti dibatasi sampai jam 20.00 WIB,” tutur Haryanto dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penanganan Covid-19 Kabupaten Pati, Rabu (21/7/2021).

Sebelumnya, selama PPKM darurat, dua swalayan tersebut dilarang beroperasi total oleh pemerintah kabupaten. Bahkan apabila nekat beroperasi, izinnya terancam akan dicabut.

Namun, karena PPKM Darurat sudah selesai dan diganti PPKM level 4, kebijakan untuk penutupan itu pun mendapatkan relaksasi.

“Yang boleh diperjualbelikan hanya sembako dan obat-obatan. Untuk barang dagangan yang lain, tidak boleh dibuka. Karena nanti bisa menimbulkan kerumunan. Meskipun kita masuk PPKM Level 4, tetap harus mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” terangnya.

Selain dua swalayan tersebut, kebijakan lain masih berlaku sama seperti masa PPKM Darurat. Warung makan, toko dan pedagang kaki lima (PKL) diperkenankan buka sampai pukul 20.00 WIB dengan catatan melayani take away.

“Yang lain sama. Untuk pasar, pemberlakuan jam operasional agak longgar. Kemudian untuk pengunjung dibatasi 50 persen dari kapasitas,” pungkasnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...