Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

PPKM Diperpanjang, Ganjar Minta Bansos Harus Segera Dikeluarkan

Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Semarang – Pemerintah telah memutuskan untuk memperpanjang PPKM Darurat yang kini beralih nama menjadi PPKM Level tiga dan empat. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pun meminta agar bantuan sosial (bansos) segera dikeluarkan seiring dengan kebijakan ini.

PPKM level tiga dan empat ini akan berlaku hingga 25 Juli 2021 mendatang. Oleh karenanya, Ganjar meminta bansos baik dari pusat dan pemerintah daerah harus segera disalurkan ke warga.

“Karena keputusannya sudah diperpanjang, yang mesti dilakukan adalah bansosnya dikeluarkan. Tidak hanya yang bersumber dari APBN maupun APBD, bantuan sumber lain juga harus disalurkan,” kata Ganjar, Rabu (21/7/2021).

Bupati dan wali kota di Jawa Tengah juga diperintahkan untuk segera mengeluarkan bansos tersebut. Pihak lain juga bisa digandeng, seperti CSR dari perusahaan, Baznas dan gerakan-gerakan lainnya untuk membantu warga terdampak.

“Kita punya gerakan ASN jajan untuk membantu UKM. Ayo dilaksanakan. Pastikan bantuan dari pusat, dari provinsi maupun kabupaten/kota dikeluarkan hari ini. Karena keputusannya sudah jelas diperpanjang, maka bantuan keluarkan semuanya,” ujarnya.

Ganjar mengatakan kebijakan yang terapkan saat ini bukan lagi bernama PPKM Darurat, melainkan pakai leveling. Ganjar menilai, dari sisi ketentuan tak jauh berbeda dengan PPKM Darurat.

“Kemendagri sudah mengeluarkan levelnya, mana level tiga dan empat. Ketentuannya masih tak jauh berbeda, hanya mungkin sisi waktu yang kemarin buka hanya sampai jam 8 malam, sekarang bisa jam 9 malam. Sama ketentuan terkait pedagang kecil Presiden sudah bicara ada pelonggaran,” jelasnya.

Pemda lanjut Ganjar diberikan keleluasaan untuk mengatur. Meski tak semua daerah di Jateng masuk level empat, namun Ganjar meminta semua daerah melakukan hal yang sama.

“Kalau tidak, nanti muncul problem di daerah perbatasan. Khusus untuk Jateng, nanti kita akan bicarakan dengan bupati/wali kota sebaiknya kita lakukan yang sama. Saya mendorong semuanya call tinggi saja, semua sama. Lebih baik kita menahan diri dulu agar bisa mengendalikan,” ucapnya.

Ganjar juga meminta pemerintah daerah tak berdebat terkait data. Karena menurutnya, pemetaan memang tidak sama dengan pemetaan zona. Namun intinya, data yang dipakai hampir sama.

“Yang ada dilaksanakan. Justru asumsinya yang harus dibangun, semua levelnya tinggi, semua levelnya merah. Agar kita berhati-hati. Karena begitu kendor dan kita lengah, maka penularannya akan sangat cepat sekali,” pungkasnya.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...