Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

PPKM Darurat Diperpanjang Lima Hari

Presiden Joko Widodo. (Youtube Sekretariat Presiden)

MURIANEWS, Jakarta – Masa berlaku Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diperpanjang lima hari atau sampai 25 Juli 2021. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan akan membuka secara bertahap jika tren kasus terus menurun.

“Alhamdulillah, kita patut bersyukur setelah dilaksanakan PPKM darurat, terlihat dari data penambahan kasus dan kepenuhan bet rumah sakit (BOR) mengalami penurunan. Kami selalu memantau, memahami dinamika di lapangan dan mendengar suara-suara masyarakat yang terdampak dari PPKM. Karena itu, jika trend kasus terus mengalami penurunan, maka tanggal 26 Juli 2021, pemerintah akan melakukan pembukaan secara bertahap,” kata Jokowi dalam siaran pers melalui akun youtube Sekretariat Presiden, Selasa (20/7/2021) malam.

Dalam pembukaan siaran per situ, Jokowi menjelaskan, penerapan PPKM darurat adalah kebijakan yang tidak bisa dihindari dan harus diambil pemerintah meskipun itu sangat-sangat berat.

“Itu dilakukan untuk menurunkan angka penularan Covid-19 dan mengurangi kebutuhan masyarakat untuk pengobatan di rumah sakit, sehingga tidak membuat lumpuhnya rumah sakit lantaran over kapasitas pasien Covid-19Covid-19 serta agar layanan kesehatan untuk pasien kritis lainnya tidak terganggu dan terancam nyawanya,” ujarnya.

Meski diperpanjang, Presiden Jokowi memberikan beberapa kelonggaran. Pasar Tradisional yang menjual kebutuhan pokok sehari-hari, diizinkan buka sampai pukul 20.00 dengan kapasitas pengunjung 50 persen.

Kemudian, pasar tradisional selain yang menjual kebutuhan sehari-hari diizinkan buka sampai pukul 15.00 dengan kapasitas pengunjung 50 persen. Toko klontong, agen atau outlet voucer, pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan usaha keceil lainnya diizinkan buka sampai pukul 21.00.

Selanjutnya, pedagang kaki lima, warung makan, lapak jajanan dan sejenisnya, yang mempunyai ruang usaha di tempat terbuka diizinkan buka dengan protokol kesehatan yang ketat sampai pukul 21.00. Pada poin ini, pedagang dibolehkan melayani makan di tempat atau dine in, dengan waktu maksimal setiap pengunjung 30 menit.

“Tentunya dengan protokol kesehatan yang ketat, dan teknisnya akan diatur pemerintah daerah,” katanya.

Sedangkan untuk kegiatan yang lain di sektor esensial dan kritikal, baik di pemerintahan maupun swasta serta terkait dengan protokok perjalanan akan dijelaskan secara terpisah.

Di kesempatan itu, Jokowi mengajak semua pihak bekerjasama agar kasus segera menurun. Pemerintah juga terus membagikan paket obat dan vitamin bagi pasien tanpa gejala dan bergejala ringan sebanyak 2 juta paket.

Pemerintah juga mengalokasikan dana  bantuan sosial untuk warga terdampak sebesar Rp 55 triliun. Bantuan itu berupa Bantuan Sosial Tunai (BST), Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa, Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Sembako, Kuota Internet, dan Subsidi Listrik. Selain itu, ada Rp 1,2 triliun untuk insentif usaha mikro dan menengah.

 

Reporter: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...