Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Kenapa Mbappe Masih Enggan Memperpanjang Kontraknya di PSG? Mungkin Ini Jawabannya

Kylian Mbappe masih ogah memperpanjang kontraknya di PSG. Ada apakah? (instagram/@k.mbappe)

MURIANEWS, Jakarta- Meski hanya menyisakan sekitar satu tahun kontraknya, Kylian Mbappe belum menunjukan tanda-tanda akan memperbaruinya bersama PSG. Situasi ini tentu saja bisa membuat PSG menghadapi kekuatiran.

Sebab jika tidak ada pembaharuan hingga masa kontrak Mbappe habis, maka PSG tidak akan bisa mendapatkan keuntungan dari kepergiannya. Sehingga pilihan sulit bisa saja diambil PSG untuk secepatnya ‘menjual’ si pemain.

Kylian Mbappe sendiri saat ini memiliki market value paling tinggi diantara pemain-pemain top dunia saat ini. Nilai market valluenya mencapai 180 juta Poundsterling. Angka ini mengungguli market value yang disematkan untuk Erling Haaland, yang berada di angka 130 juta pounsterling.

Sikap Mbappe yang tetap bergeming ini, diduga ada yang melatarbelakanginya. Seperti yang dilansir media Inggris, The Sun, sikap Mbappe ini kemungkinan didasari karena si pemain tidak yakin dengan ‘bangunan’ persiapan PSG pada musim ini.

Dengan kata lain, si pemain nampaknya tidak percaya dengan kualitas pemain-pemain yang didatangkan PSG sejauh ini. Sebagai pemain top, Mbappe tentu ingin bisa meraih gelar bersama PSG. Untuk bisa mencapainya tentu saja dirinya meminta komitmen jelas dari PSG terkait sejauh mana mereka ingin mencapainya.

Menjadi juara Liga Champions Eropa tentu menjadi keinginan semua pemain termasuk Mbappe. Sementara dari yang terjadi sejauh ini, pemain baru PSG rekrutan baru, dinilainya belum masuk kriteria untuk bisa menjuarai Liga Champions.

PSG Sendiri sudah mendapatkan tiga pemain secara gratis pada diri Georginio Wijnaldum, Sergio Ramos, dan kiper Gianluigi Donnarumma. Mereka baru membeli satu pemain pada diri Achraf Hakimi dari Inter Milan.

Ramos dengan segudang reputasinya sebagai pemain belakang di Madrid, datang ke PSG. Sedangkan Donnarumma, juga baru saja meraup sukses bersama Tim Nasional Italia. Sementara Wijnaldum juga meraih sukses menjuarai Liga Champions bersama Chelsea.

Namun tampaknya, hal-hal itu belum membuat Kylian Mbappe terkesan. Pemain ini masih belum sepenuhnya yakin, pemain-pemain yang datang sudah cukup membawa PSG bisa meraih Liga Champions musim depan.

Agar tidak menderita ‘kerugian’, presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi bahkan harus turun tangan langsung. Nasser bahkan sempat berbicara langsung dengan bintang muda Prancis ini.

Namun demikian, pembaharuan kontrak yang diharapkan bisa dicapai, sampai saat ini belum terwujud. Sejauh ini PSG masih memiliki waktu kurang lebih 6 bulan, sebelum aturan Bosman berlaku bagi Kylian Mbappe.

Seperti diketahui, di dunia sepak bola professional berlaku sebuah aturan yang disebut sebagai aturan Bosman. Aturan ini menyebutkan, setiap pemain yang sudah menyisakan kontrak 6 bulan bisa menentukan sendiri klub yang diinginkannya.

Jika itu terjadi, maka PSG tidak akan bisa mengambil keuntungan apapun dari kepergian si pemain. Salah satu opsi yang pasti akan diambil PSG adalah menjualnya selagi masih ada waktu. Itu jika kesepakatan baru tidak bisa dicapai.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: CNN Indonesia

Comments
Loading...