Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Lawan Hoaks Covid-19, Kapolres Madiun Gandeng Tokoh Agama

Kapolres Madiun AKBP Jury Leonard Siahaan saat bersilaturahmi di salah satu tokoh agama di Kabupaten Madiun, belum lama ini. (Instagram/@jury_gina)

MURIANEWS, Madiun – Kapolres Madiun AKBP Jury Leonard Siahaan terus menggandeng tokoh agama di Kabupaten Madiun. Keputusan itu dilakukan untuk melawan beredarnya berita bohong atau hoaks di wilayah hukumnya.

“Sudah menjadi tugas Pemerintah Daerah, Polisi dan TNI untuk meluruskan info-info atau berita hoaks itu,” kata Jury melalui pesan singkat, Senin (19/7/2021).

Menurutnya, peran serta tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam membantu penanganan Covid-19 sangat penting. Sebab, kedekatan mereka dengan masyarakat diharapkan bisa meningkatkan kedisiplinan penerapan protkol kesehatan.

“Kami menggandeng tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk membantu menangkal hoaks tentang Covid-19. Mereka kami ajak untuk ikut menekan angka penambahan Covid-19 dengan menyiarkan disiplin protokol kesehatan,” ujar Jury.

Sebelumnya, Bupati Madiun Ahmad Dawami menyebut, lonjakan kasus itu akibat banyak masyarakat yang termakan hoaks atau berita bohong tentang Covid-19.

Pernyataan itu diungkapkan Kaji Mbing, sapaan karib Ahmad Dawami saat memberikan sambutan hari Jadi Kabupaten Madiun, Minggu (18/7/2021). Menurutnya, selain jumlah kasus positif Covid-19 yang naik, banyak juga warga Madiun yang meninggal akibat terpapar virus Covid-19.

“Hoaks dan pernyataan yang kendorkan prokes sampai hari ini begitu kuat meskipun korban banyak berjatuhan. Ketika masyarakat percaya pada hoaks Covid-19, ujungnya peningkatan terpaparnya covid-19 dan hingga terakhirnya sampai kematian,” katanya.

Baca Juga: Kasus Covid-19 di Madiun Melonjak, Bupati: Gegara Masyarakat Termakan Hoaks

Menurut data yang dilansir Pemkab Madiun, selama tiga hari ini terjadi penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 346 orang. Sementara total kasus positif Covid-19 di Kabupaten Madiun hingga kemarin sebanyak 5.588 orang. Dari jumlah itu, 489 pasien aktif, 4.745 dinyatakan sembuh dan 354 meninggal dunia.

Menurut Kaji Mbing, Pemkab Madiun bersama TNI dan Polri sudah mengedukasi publik secara masif. Kendati demikian fakta di lapangan banyak ditemukan pernyataan yang tidak mendasar hingga menyebarkan hoaks. “Itulah yang membuat kendor semuanya,” kata Kaji Mbing.

 

Reporter: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...