Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Duh, Persediaan Darah di PMI Grobogan Tinggal 14 Kantong

Petugas PMI Grobogan sedang melangsungkan layanan donor darah keliling di Desa Dempel. (MURIANEWS/Dani Agus)

MURIANEWS, Grobogan – Persediaan darah yang ada di Palang Merah Indonesia (PMI) Grobogan saat ini boleh dibilang cukup mengkhawatirkan. Di mana, posisi persediaan darah pada Senin (19/7/2021) sore ini hanya tinggal 14 kolf atau kantong.

Dari stok darah sebanyak itu, lima kantong di antaranya merupakan darah golongan A. Sedangkan sisanya sebanyak empat kantong adalah darah golongan B, tiga kantong darah golongan O dan dua kantong darah golongan AB.

Minimnya stok darah ini disebabkan banyaknya kebutuhan darah dalam beberapa pekan terakhir. Di sisi lain, stok minim ini disebut-sebut juga merupakan dampak adanya PPKM darurat sejak 3 Juli lalu.

Adanya kebijakan ini menyebabkan masyarakat mengurangi mobilitasnya demi mencegah penularan Covid-19.

“Adanya PPKM Darurat ini secara tidak langsung memang ada pengaruhnya terhadap stok darah di PMI,” kata Ketua PMI Grobogan Moh Sumarsono, Senin (19/7/2021).

Sumarsono menyatakan, pihaknya akan segera melakukan koordinasi terkait minimnya stok darah yang dimiliki tersebut. Secepatnya, pihaknya akan melakukan upaya agar stok darah bisa bertambah banyak.

Dengan adanya stok yang mencukupi, maka masyarakat yang membutuhkan darah bisa terlayani dengan cepat.

“Minimnya stok darah ini sudah jadi perhatian kami. Nanti akan kita upayakan solusinya. Kita juga selalu menjalin komunikasi dengan PMI tetangga,” jelasnya.

Menurutnya, stok darah ini bisa berubah datanya karena hari ini masih ada pendonor yang menyumbangkan darahnya. Selain yang datang langsung ke Kantor PMI, pada hari ini pihaknya juga melakukan kegiatan donor keliling di Desa Dempel, Kecamatan Karangrayung.

“Semoga hari ini nanti ada penambahan stok darah cukup banyak. Yang pasti selama pandemi ini, kita tetap berupaya keras untuk mendapatkan donor darah tiap hari. Meski demikian, dalam pelaksanaannya tetap menerapkan protokol kesehatan dengan sangat ketat serta jangan sampai menimbulkan kerumunan,” pungkasnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...