Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Tak Bisa Tunjukkan Surat Kesehatan dan Perjalanan, WNA Tiongkok Diputar Bali di Gerbang Tol Kaliwungu

Polisi memeriksa kendaraan yang keluar di GT Kaliwungu, Senin 19 Juli 2021, sehari jelang Iduladha. (edi prayitno/kontributor Kendal)

MURIANEWS, Kendal – Seorang warga negara asing (WNA) asal Tiongkok terpaksa diputar balik saat penyekatan di gerbang tol Kaliwungu, Senin (19/7/2021). Hal itu dilakukan setelah WNA tersebut tak bisa menunjukkan surat kesehatan dan perjalanan.

Wakapolsek Kaliwungu, Iptu Agus Suwandi menjelaskan, petugas sempat kesulitan meminta WNA Tiongkok tersebut putar arah karena terkendala komunikasi. WNA Tiongkok tersebut tidak bisa berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Indonesia dan Inggris.

“Kami temukan seorang WNA yang tidak membawa surat kesehatan dan STRP. Dia tidak bisa bahasa Indonesia atau Inggris ya akhirnya kita suruh putar balik saja menuju ke Semarang,” terang Iptu Agus Suwandi seperti dikutip Ayosemarang.com.

Iptu Agus menyebutkan, sejak hari pertama penutupan exit tol Kaliwungu ini, sampai dengan siang ini telah memutar balikkan sekitar lebih dari 100  kendaraan bermotor dari arah Jakarta.

Semua kendaraan pribadi, angkutan umum, hingga truk pengangkut barang diperiksa kelengkapan perjalanan dan bukti kesehatan yang masih berlaku baik itu surat hasil swab atau antigen dan surat telah vaksinasi.

Hanya kendaraan yang masuk sektor esensial dan kritikal saja yang bisa melalui exit tol Kaliwungu. Kalau para pengemudi tidak bisa menunjukkan surat kelengkapan perjalanan atau STRP, surat telah vaksin dan hasil swab atau antigen maka petugas akan memutar balikkan kendaraan.

“Jadi kendaraan yang bisa keluar melalui exit tol Kaliwungu adalah kendaraan yang memenuhi kriteria esensial dan kritikal. Itupun pengemudinya kita minta untuk menunjukkan surat STRP, hasil swab atau antigen dan surat telah vaksinasi. Kalau ngga bisa nunjukin ya putar balik,” terangnya.

Truk angkutan barang yang diputar balik adalah truk yang membawa muatan tidak termasuk dalam sub bagian esensial dan critical. Petugas tetap memperbolehkan kendaraan yang keluar tol melalui exit tol Kaliwungu yang masuk dalam pengecualian.

Seperti kendaraan di bidang industri ekspor, energi, kesehatan, industri makanan dan minuman, logistik dan transportasi, petrokimia, konstruksi dan beberapa kategori lainnya.

Petugas bertindak tegas kepada setiap pengendara sekalipun berangkat dari Jakarta atau dari luar Jawa.

“Penyekatan akan terus dilakukan selama 24 jam sampai 22 Juli nanti. Semua kendaraan diperiksa kelengkapan syarat yang sudah ditetapkan,” tuturnya. Selain truk dan angkutan umum, petugas juga memutar balik mobil pribadi yang melakukan perjalanan dengan tujuan pribadi.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Ayosemarang.com

Comments
Loading...