Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Kudus Kembali Terima Pasien Covid-19 Rujukan dari Luar Daerah

IGD RSUD Loekmono Hadi Kudus. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 di Kabupaten Kudus kembali menerima pasien suspek maupun pasien konfirmasi Covid-19 asal luar daerah. Hal ini menyusul mulai longgarnya keterisian tempat tidur isolasi di sejumlah rumah sakit.

“Kami persilahkan (rujuk pasien), karena kami kemarin juga dibantu, saat ini kami sudah menerima rujukan lagi,” ucap Bupati Kudus HM Hartopo, Senin (19/7/2021).

Sebelumnya, rumah sakit rujukan di kabupaten ini tak melayani pasien rujukan dari daerah lain, saat terjadi lonjakan kasus Covid-19 pascalebaran beberapa waktu lalu. Bahkan sejumlah pasien dari Kudus dirujuk ke rumah sakit daerah sekitar.

Menurut Hartopo, keterisian tempat tidur isolasi di Kabupaten Kudus sendiri kini terus mengalami penurunan. Jumlah pasien dirawat juga terus berkurang seiring menurunnya kasus Covid-19 di Kota Kretek.

“Jadi tetap kami akan bantu dan terima pasien-pasien rujukan dari luar daerah, dari Semarang juga sudah ada kemarin,“ katanya.

Kudus sendiri, tidak akan membatasi jumlah pasien rujukan luar daerah yang boleh dirujuk ke rumah sakit di Kudus. Hanya, tetap disesuaikan dengan kapasitas dan kemampuan Kabupaten Kudus sendiri.

“Paling tidak kalau nanti sudah 70 persen ya cukuplah, jangan sampai Full lagi. Jaga-jaga juga untuk akomodir pasien dalam wilayah,” jelas dia.

Sementara Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Loekmono Hadi Kudus dr Abdul Aziz Achyar mengatakan, jika RSUD Kudus telah menerima pasien rujukan dari luar daerah. Mulai dari Pekalongan, Semarang, hingga Ungaran.

“Untuk jumlahnya kami tidak pegang data. Tapi cukup banyak dan memang dari Jawa Tengah sendiri,” kata dia.

Aziz mengatakan, sistem merujuk pasien sendiri kini telah dipermudah. Yakni cukup berkoordinasi secara personal antara rumah sakit perujuk dan rumah sakit penerima rujukan.

“Sehingga ketika rumah sakit penerima rujukan itu BOR (bed occupancy rate)-nya rendah, otomatis langsung bisa,” jelas Aziz.

Diketahui, Jumlah kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Kudus hingga kini berada di angka 469 orang. Dengan rincian 99 orang dirawat dan 370 orang lainnya menjalani isolasi mandiri.

Sementara untuk total akumulasi kasusnya, kini berada di angka 15.682 orang. Di mana ada sebanyak 13.955 orang yang telah sembuh dan 1.258 orang yang meninggal dunia.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...