Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Jemaah Tarekat Naqsabandiyah, Medan dan An Nadzir, Gowa Rayakan Iduladha Hari Ini

Ilustrasi suasana salat Id yang digelar di Masjid Al Irsyad Satya Jalan Parahyangan, Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (13/5/2021). (Tribun Jabar/ Wildan Noviansah)

MURIANEWS, Jakarta – Jemaah Tarekat Naqsabandiyah Al-Kholidiyah Jalaliyah di Sumatra Utara (Sumut) dan An-Nadzir di Kelurahan Romang Lompoa, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan merayakan Iduladha 1442 Hijriah hari ini (19/7/2021). Mereka pun melaksanakan Salat Iduladha dan menyembelih hewan kurban.

Dilansir CNNIndonesia.com, Jemaah Tarekat ini menetapkan 10 Dzulhijjah 1442 Hijriah sesuai dengan perhitungan kalender hisab Qamariyah.

“Kita laksanakan Iduladha sesuai kalender tetap di tarekat kita. Jadi memperhatikan petunjuk dan arahan dari tuan guru kita yaitu Buya Syekh Muhammad Nur Ali selaku Mursi Bahwa 10 Zulhijjah 1442 H bertepatan hari ini,” kata Dewan Mursidin Tarekat Naqsabandiyah Al-Kholidiyah Jalaliyah, Syekh Muda Markum.

Salat Iduladha pun tidak hanya dipusatkan di Pesantren Bandar Tinggi, Kabupaten Simalungun. Beberapa tempat di Pondok Pesantren Naqsabandiyah di Kawasan Marindal, Medan dan sekitarnya juga menggelar Salat Iduladha.

“Jadi telah diatur sesuai penyekatan yang dilakukan Pemerintah. Untuk masyarakat dan sekitarnya Salat Iduladha diadakan di Marendal. Tuan Guru kita juga mengimbau agar tetap laksanakan prokes,” urainya.

Usai Salat Iduladha, Tarekat menyebelih hewan kurban sebanyak 1 ekor sapi dan tiga ekor kambing.

Sementara, Jemaah An-Nadzir di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, merayakan dan melaksanakan Salat Iduladha berhasarkan hasil perhitungan hilal. Menurut Pimpinan Jemaah An Nadzir, Ustaz M Samiruddin Pedemmui, hari ini (19/7/2021) tepat 10 Dzulhijjah 1442 Hijriah.

“Kemarin itu pas tanggal 10 Juli, hari Sabtunya sudah terjadi pergantian bulan, sehingga dari situlah kita berhitung, tanggal 19 Juli ini jatuh 10 Dzulhijjah, sehingga kita laksanakan salat Iduladha,” kata Ustaz M Samiruddin, seperti dikutip CNNIndonesia.com.

Selama pelaksanaan Salat Ied, kata Samiruddin seluruh jemaah tetap menerapkan protokol kesehatan. Ia menambahkan jauh sebelum PPKM Darurat Jemaah An Nadzir sudah menerapkan prokes.

“Bahwasanya di An Nadzir ini, sebelum kebijakan-kebijakan tentang lockdown PSBB, PPKM itu, kita sudah 10 tahun lebih di sini melakukan itu dan rata-rata aktivitas ini adalah pertanian. Ibu-ibu tinggal di rumah saja, hanya 12 orang saja yang beraktivitas di luar,” jelasnya.

Setelah melaksanakan Salat Iduladha, Jemaah An Nadzir menyembelih tiga ekor sapi yang akan dibagikan kepada seluruh jemaah dan masyarakat sekitar.

 

Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi
Sumber: CNNIndonesia.com

Comments
Loading...