Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Beredar Video G Walk Ramai, Managemen Pastikan Taat Aturan PPKM Darurat

tangkap layar video viral di G Walk Surabaya. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Surabaya – Baru-baru ini muncul video yang menunjukan keramaian di sentra kuliner G Walk Citraland Kota Surabaya saat malam hari. Di narasikan oleh perekam video, G Walk ramai dan tidak ada penyekatan.

Dalam video itu, perekam juga menantang para pejabat untuk melakukan patroli dan penyekatan di G Walk karena tampak masih beroperasi seperti biasa sebelum masa PPKM Darurat. Namun, tak spesifik menyebut kapan direkam.

Pihak Managemen akhirnya berkomentar pasca video viral suasana ramai aktivitas di G Walk yang beredar saat PPKM Darurat. City Manager Citraland Surabaya, Nata Putri membenarkan jika lokasi dalam video viral itu merupakan G Walk.

“Benar tempatnya di G Walk, namun video tersebut tidak diketahui kapan direkamnya. Apakah saat PPKM Darurat atau bukan, lalu jamnya juga tidak jelas atau tidak diketahui,” ujar Nada, seperti dikutip dari Surya.co.id, Sabtu (17/7/2021).

Nada memastikan, pihaknya telah mematuhi dan melaksanakan aturan pemerintak Kota Surabaya terkait PPKM Darurat. Menjelang pukul 20.00 gerai di sentra kuliner G Walk juga sudah mulai tutup. Bangku dan kursi juga dijajar bertumpuk agar tidak ada pengunjung yang memanfaatkan fasilitas dine in atau makan di tempat.

“Kami sudah berikan selebaran dan pengingat serta imbauan kepada pemilik dan penjaga tenant. Tidak ada layanan dine in atau makan di tempat. Harus take away,” terang Nada.

Diketahui, aturannya, pelaku usaha sektor esensial maupun non esensial tetap bisa melaksanakan kegiatan bisnisnya dengan syarat yang sudah ditentukan pemerintah. Salah satunya, buka sampai pukul 20.00 dan tidak melayani makan ditempat, atau hanya melayani bungkus.

Nada menyayangkan video yang memperlihatkan aktivitas G Walk tersebut direkam orang tak bertanggung jawab dan membuat media sosial geger.

“Kami menyayangkan video yang diambil tersebut. Entah apa maksud dan tujuannya. Padahal sejak PPKM Mikro, PSBB, lalu PPKM Darurat, kami manajemen selalu berupaya melakukan penertiban mandiri tentunya dibantu petugas tuga pilar Lakarsantri yang patroli terus menerus,” imbuh Nada.

Sementara itu, Kanit Intel Polsek Lakarsantri, AKP Sunarto menuturkan, jika setiap hari tiga pilar selalu melakukan patroli rutin. G Walk merupakan salah satu titik sasaran patroli PPKM Darurat.

Menurutnya, sejak diberlakukankannya PPKM Darurat tanggal 3 Juli lalu, aktivitas di G Walk telah berhenti atau tutup sejak pukul 20.00 WIB.

“Kami selalu rutin melakukan patroli di G Walk. Setiap hari menjadi titik yang kami datangi. Kondisinya memang tutup. Tidak ada aktivitas. Jam delapan malam lampu dimatikam manajemen,” kata Sunarto.

Menanggapi video yang viral terkait ucapan perekam yang menyebut petugas tak pernah melakukan patroli atau penyekatan, Sunarto mengaku bingung.

“Saya juga bingung, padahal tiap hari ke sana. Memang sekitar pukul 20.00 WIB kami mulainya untuk sisir G Walk. Dan semua sudah berangsur tutup bahkan sebelum pukul 20.00 WIB. Video yang beredar tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” tandasnya.

 

Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi
Sumber: Surya.co.id

Comments
Loading...