Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Menengok Hotel Kerbau di Jepara yang Selalu Ramai Jelang Idul Kurban

Pemilik kerbau sedang menggiring ternaknya menuju sungai untuk berendam. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Ada yang menarik di Desa Guwosobokerto, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara. Yaitu hotel kerbau. Lima ratus lebih kerbau menginap di kandang-kandang dalam satu tempat yang lokasinya tak jauh dari sungai itu.

Kerbau-kerbau terlihat keluar dari “kamar”-nya masing-masing. Beberapa orang menggiring dengan memecut pelan. Orang-orang itu menggiring kerbau menuju sungai yang hanya berjarak beberapa meter dari kandang.

Jelang tengah hari, menjadi jadwal kerbau-kerbau untuk berendam di sungai. Setelah satu jam berendam, kerbau-kerbau digiring untuk kembali ke kamarnya masing-masing.

Tempat ini dinamai hotel kerbau lantaran karena banyak pembeli yang kemudian menitipkan kerbau-kerbau mereka di kandang-kandang tersebut.

Markisan (60), salah satu pemilik kerbau, mengatakan hotel kerbau merupakan tempat dikandangnya kebau-kerbau milik warga sekitar. Warga sengaja merawatnya dalam satu tempat supaya memudahkan dalam pengawasan, dan tidak menggangu warga.

Selain itu juga lebih dekat dengan sungai, di mana hewan ini suka berendam di air. Setidaknya ada enam puluh kandang kerbau di tempat itu. lebih dari lima ratus kerbau hidup dan diternak di sana.

Jelang Iduladha seperti saat ini, hotel kerbau itu ramai dituju orang yang akan berkurban. Jauh-jauh hari sebelum penyembelihan, mereka sudah banyak yang datang.

Kebanyakan, para pembeli tidak langsung membawa pulang kerbau yang sudah dibeli. Melainkan dititipkan di hotel kerbau itu. Menitipkan kerbau ini tentu tidak gratis, karena harus ada biaya untuk perawatan dan pakan.

“Ada yang sebulan (dititipkan, red). Ada juga yang hanya beberapa hari. Kalau sebulan biayanya Rp 1 juta,” kata Masrikan, Sabtu (17/7/2021).

Selama menginap di hotel, pakan mereka dijamin oleh penjual. Masrikan dan semua pemilik kerbau bertanggung jawab merawat kerbau sampai nanti diambil pembeli.

Mendekati Iduladha seperti sekarang, peternak menjual kerbaunya dengan selisih Rp 2 juta lebih mahal dari harga di hari-hari biasa. Harga kerbau bermacam-macam, tergantung usia dan bobot.

Tidak hanya dari Jepara, pembeli juga datang dari berbagai kota. Yang terdekat seperti Demak, dan Kudus.

Alhamdulillah pembeli masih banyak. Kalau harga, saya naikkan Rp 2 juta dari biasanya,” imbuhnya.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...