Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Tidak Bisa Pakai Nomor 99, Donnarumma Akhirnya Gunakan Nomor 50 di PSG

Di Timnas Italia, Donnarumma pakai nomor 21, di PSG ia akan menggunakan nomor 50. (instagram/@gigiodonna99)

MURIANEWS, Jakarta- Penjaga gawang Tim Nasional Italia, Donnarumma yang sudah memastikan akan berseragam PSG pada musim ini, tidak bisa menggunakan nomor 99 di jerseynya. Pasalnya, regulasi di Liga Prancis tidak memungkinkan nomor 99 digunakan.

Gianluigi Donnarumma diketahui sudah mengenakan nomor 99 sejak debutnya di AC Milan pada usia 16 tahun. Nomor tersebut menjadi favoritnya lantaran sama dengan tahun kelahiran dirinya.

Seperti dilansir dari CNN Indonesia, Liga Prancis tidak memperkenankan nomor 99 digunakan oleh seorang penjaga gawang. Di Liga Prancis, nomor untuk penjaga gawang secara khusus adalah 1, 16 dan 30.

Di PSG Sendiri, nomor 1, 16 dan 3o sejauh ini sudah ada yang memilikinya di PSG. Nomor-nomor itu sudah dipakai oleh Keylor Navas, Sergio Rico, dan Alexandre Letellier.

“Nomor 1, 16 dan 30 secara eksklusif dan harus disediakan untuk penjaga gawang. Pada akhirnya, nomor 40 dapat diberikan,” bunyi keterangan pasal 576 dalam aturan Nomor Punggung dan Nama di Liga Prancis, seperti dilansir dari CNN Indonesia.

Dalam keadaan terpaksa, klub diperkenankan menggunakan nomor 40 dan 50 sebagai pilihan terakhir. Hal ini bisa dilakukan jika sebuah klub memiliki pemain melebihi kuota 30 pemain professional.

Dengan ketentuan-ketentuan itu, Donnarumma akhirnya mengalah. Kabarnya penjaga gawang Italia ini akan menggunaka nomor 50. Nomor 40 kemungkinan akan digunakan oleh kiper PSG lainnya.

Perlu diketahui, sebagai sebuah klub kaya raya, PSG saat ini ternyata memiliki 9 penjaga gawang. Salah satu kiper mereka, Alphonse Areola yang menghabiskan musim lalu sebagai pemain pinjaman di Fulham, musim ini dijual secara permanen ke West Ham United.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: CNN Indonesia

Comments
Loading...