Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Sempat Viral, Kerumunan Warga Di PN Bandung Dibubarkan

tangkap layar kerumunan di PN Bandung. (Instagram/@bdg.info)

MURIANEWS, Bandung – Sempat terekam wargame dan dibagikan kembali oleh akun Instagram @bdg.info, kerumunan warga di depan kantor Pengadilan Negeri (PN) Bandung dibubarkan petugas, Jumat (16/7/2021).

Pantauan detik.com pukul 13.00 WIB, situasi di PN Bandung sudah terlihat sepi. Hanya terlihat sejumlah sepeda motor yang terparkir, segelintir warga yang belum mengetahui informasi teranyar terkait sidang tipiring masih ada yang berdatangan.

Juru Bicara PN Bandung Wasdi Permana mengakui, banyak warga yang datang ke PN Bandung. Tetapi akhirnya, ujar Wasdi, setelah diberi pengertian, warga diminta untuk membubarkan diri.

“Kami tidak menyidangkan secara langsung sebanyak itu. Saat ini, kami sudah berkoordinasi dengan penyidik dan kejaksaan agar bisa dilakukan secara virtual. Itu sesuai petunjuk MA (Mahkamah Agung) dan PT (Pengadilan Tinggi),” kata Wasidi.

Menurutnya, dalam koordinasi itu, pihak penyidik belum siap, karena mereka harus membawa surat keterangan Covid-19 yang masih berlaku. “Akhirnya, disepakati PN minta siding langsung hanya sampel saja untuk tiga jenis pelanggaran,” imbuh Wasdi.

Ada pun tiga jenis pelanggaran itu, yakni masyarakat tidak memakai masker, pelaku usaha kecil yang tetap buka dan  perusahaan yang semuanya melanggar Perda Provinsi. “Tapi tadi saya lihat banyak yang datang ke PN, akhirnya diberi pengertian dan bubar. Tadi ada sidang sesuai permintaan PN, yang lainnya verstek,” ujar Wasdi.

Ia mengatakan, tujuan penegakan hukum yang dilakukan pemerintah bukan untuk mencari uang kas negara. Tetapi pengadilan dilakukan agar masyarakat sadar bahwa tujuan pemerintah ialah untuk melindungi masyarakat.

“Tadi saya jatuhkan denda Rp 50 ribu untuk yang tidak pakai masker, Rp 100 ribu untuk pedagang kecil dan Rp 150 untuk pelaku usaha,” pungkas Wasdi.

 

Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...