Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Dua Tim Kudus Ikuti KBKM Kemendikbud-Ristek 2021

Kegiatan di Kampung Budaya Piji Wetan beberapa bulan lalu. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Dua tim asal Kabupaten Kudus mengikuti Kemah Budaya Kaum Muda (KBKM) 2021, yang merupakan ajang kebudayaan dari Kementrian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdikbud-Ristek RI).

Ada pun, dua tim tersebut yakni Kampung Budaya Piji Wetan dan KBPW Indonesia. Kedua tim tersebut nantinya akan mempresentasikan ide untuk kemajuan kebudayaan di Kawasan Muria.

Masing-masing tim diisi tiga orang, yakni Muhammad Farid, Hasyim Asnawi dan Nor Zahroh dari tim Kampung Budaya Piji Wetan. Sementara, dari KBPW Indonesia diisi, Umi Zakiyyatun Nafis, Muhammad Rifqi Bakhtiar, dan Tsania Laila Maghfiroh.

“Saat ini tim sedang menjalani pelatihan di tingkat regional. Semoga nanti bisa juara dan mengharumkan nama Kabupaten Kudus,” kata, Ketua KBPW Indonesia, Umi Zakiyyatun Nafis.

Dalam kegiatan itu, dia membawakan permainan anak yang bernama Emprit Ganthil. Permainan yang berbasis cerita rakyat setempat itu diangkat untuk melestarikan budaya setempat.

“Melalui permainan ini, semoga nantinya bisa memunculkan karakter anti korupsi, menciptakan keteraturan sosial dan tentu kelestarian budaya setempat,” sambungnya.

Sementara itu, anggota tim Kampung Budaya Piji Wetan, Nor Zahroh menjelaskan keinginannya untuk mengangkat permainan anak tersebut. Menurutnya permainan tersebut dapat menghadirkan pengamalan masa lalu, sehingga dapat disimak kembali oleh generasi sekarang.

“Bisa jadi semacam melihat masa lampu. Seperti bagaimana proses perdagangan dan pertukaran budaya pribumi dengan orang-orang mancanegara di Kawasan Muria. Selain itu bisa jadi acuan perencanaan pembangunan daerah, sehingga bisa sesuai dengan segala aspek, mulai dari lingkungan, sosial, ekonomi maupun budaya itu sendiri,” imbuhnya.

Pihaknya meminta doa dan dukungan masyarakat Kudus agar mendapatkan hasil terbaik di even kali ini, sehingga dapat memajukan aspek Kebudayaan Kudus di kancah nasional.

“Semoga bisa mendapatkan hasil terbaik, dan bisa mendaftarkan Kawasan Muria sebagai warisan budaya yang diakui oleh UNESCO,” imbuhnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...