Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Nama Taman Bojana Kudus, Berawal dari Tempat Menanak Nasi

Taman Bojana Kudus. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Warga Kudus dan sekitarnya pastinya mengenal Taman Bojana Kudus sebagai pusat kuliner. Namun, tak banyak yang mengetahui, kenapa pusat kuliner itu diberi nama Taman Bojana.

Ketua Lembaga Penjaga dan Penyelamat Karya Budaya Bangsa (LPPKBB), Sancaka Dwi Supani menjelaskan, pemberian nama Bojana itu. “Bojana ini berawal dari kata bejana yang berarti tempat menanak nasi. Jadi, Taman Bojana bisa dimaknai sebagai tamannya makanan-makanan,” ujar Sancaka.

Pemberian nama itu dilakukan saat peresmian Taman Bojana pada 1997 lalu. Di mana saat itu, bangunan bekas Bioskop Ramayana dialih fungsikan sebagai pusat kuliner untuk menampung pedagang kuliner di Pusat Kuliner Tosera. Peresmian dilakukan Bupati Kudus saat itu, Soedarsono.

Baca Juga: Kilas Balik Taman Bojana Kudus, Dari Gedung Nasional Hingga Bioskop

Di Taman Bojana, beragam kuliner khas Kabupaten Kudus disajikan. Mulai dari soto ayam, soto kerbau, pindang kerbau, hingga lontong tahu. Menurutnya, semenjak menjadi sentra kuliner, Taman Bojana ramai pembeli.

“Taman Bojana jadi tempat kuliner untuk menggelorakan perekonomian Kudus,” jelasnya.

Bangunan Taman Bojana dengan corak khas era Belanda itu masih dipertahankan. Meski telah beralih fungsi sebagai sentra kuliner, Sancaka ingin arsitektur Taman Bojana dipertahankan.

“Harapannya, bangunan itu dilestarikan. Sebab, banyak sejarah yang terjadi di Taman Bojana,” harapnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...