Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Bea Cukai Kudus Gagalkan Penyelundupan Rokok Ilegal dari Jepara, Sopir Kabur

Barang bukti berupa rokok ilegal yang berhasil diamankan Bea Cukai Kudus. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – Bea Cukai Kabupaten Kudus kembali menggagalkan penyelundupan rokok ilegal dengan menggunaan mobil pribadi dari Kabupaten Jepara. Tepatnya di Desa Mayong Kidul, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, Rabu (14/7/2021) kemarin.

Hasilnya, didapati sebanyak 309.375 batang rokok jenis sigaret kretek mesin (SKM) dengan berat 412,5 kilogram yang dikemas ke dalam 17 karton besar.

“Kami mendapat laporan kemudian kami melakukan pemantauan di seputaran jalan Kudus-Jepara,” kata Kepala Bea Cukai Kudus Gatot Sugeng Wibowo, Jumat (16/7/2021).

Tim penyergap, kata Gatot mengamankan sarana pengangkut pada pukul 01.00 WIB. Namun pengemudi mobil tersebut berhasil melarikan diri.

“Mobil ditinggalkan begitu saja sehingga mesin masih hidup,” kata Gatot.

Untuk saat ini, barang bukti penindakan tersebut telah diamankan ke kantor Bea Cukai lengkap bersama mobil pribadi yang digunakan untuk mengangkut rokok. Untuk kemudian dilakukan pemeriksaan.

“Dari pengungkapan tersebut, perkiraan nilai barang sebesar Rp 315,56 juta dan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp 207,38 juta,” ujarnya.

Pihaknya pun memastikan walau tengah dalam masa pandemi Covid-19, Bea Cukai Kudus akan tetap memaksimalkan fungsi pengawasan dan meningkatkan kinerja pelayanan. Tentunya, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Walau diketahui, modus penyelundupan mulai dilakukan dengan beragam cara. Mulai dari yang biasa seperti menggunakan kendaraan pribadi.

Hingga dengan cara diselundupkan dengan barang-barang lain seperti sembako, perabot rumah, ataupun barang lainnya yang dianggap bisa mengelabuhi petugas.

“Biasanya yang seperti ini menggunakan truk kontainer dengan skala yang lumayan besar,” pungkasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...