Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Belum Dapat Investor, Pembangunan Taman Bojana Kudus Terkatung-Katung

Pedagang kuliner Taman Bojana Kudus menunggu pelanggannya saat berjualan beberapa waktu lalu. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Pembangunan Taman Bojana Kudus terkatung-katung alias masih belum jelas. Selain sebagian besar anggaran dialihkan untuk penanganan Covid-19, Pemerintah Kabupaten Kudus juga belum mendapatkan investor.

Kepala Dinas Perdagangan Kudus, Sudiharti menilai kondisi Taman Bojana Kudus saat ini sudah tidak layak. Kondisi itu dikhawatirkan membahayakan para pedagang Taman Bojana Kudus maupun masyarakat.

“Kami belum tahu. Sebab, saat ini anggaran dialihkan untuk penanganan Covid-19. Selain itu juga belum ada investor,” katanya, Kamis (15/7/2021).

Diketahui, rencana pembangunan Taman Bojana Kudus muncul sejak 2020 lalu. Namun, karena Pandemi Covid-19, rencana itu tak kunjung direalisasikan.

“Umur bangunan Taman Bojana sudah sangat tua dan memprihatinkan, apalagi di lokasinya tengah kota. Bangunannya sudah tidak layak dan tak sedap dipandang. Untuk itu kami memberikan opsi relokasi pedagang Taman Bojana Kudus ke lantai tiga Pasar Kliwon Kudus,” katanya.

Sementara, salah satu Pedagang Taman Bojana, Zaenal mengaku keberatan jika direlokasi ke lantai tiga Pasar Kliwon. Dia khawatir akan kesulitan mendapatkan pembeli.

“Pembeli pasti malas kalau harus ke lantai tiga. Pasti kami kehilangan pembeli,” jelasnya.

Menurutnya, struktur bangunan Taman Bojana masih layak. “Kebetulan saya lulusan teknik sipil, jadi paham kontruksi bangunan,” imbuhnya.

Pernyataan senada juga diungkapkan pedagang lainnya, Rudi Handoko. Menurutnya, ketimbang di lantai tiga Pasar Kliwon, dia memilih tempat relokasi lain yang lebih strategis. Rudi mencontohkan seperti bangunan bekas SMP 3 Kudus atau di Sub-Terminal Getas Pejaten.

“Masih banyak tempat strategis di area perkotaan. Misalnya di bangunan bekas SMP 3 Kudus atau di Terminal Sub Getas Pejaten,” terangnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...