Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Kudus Masih Punya Tanggungan Penyuntikan Vaksin Dosis Dua untuk 67 Ribu Orang

Vaksin Covid-19. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Kabupaten Kudus hingga kini masih memiliki tanggungan penyuntikan dosis dua vaksinasi Covid-19 jenis Sinovac sekitar 67 ribu dosis lagi. Jumlah tersebut, setidaknya harus rampung dua hingga tiga pekan ke depan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Badai Ismoyo menyebutkan, batas akhir penyuntikan dosis dua diambil dari hari terakhir penyuntikan dosis pertama.

Sehingga ketika penyuntikan dosis pertama rampung Senin pekan lalu, maka penyuntikan dosis kedua harus dilakukan dalam rentan waktu dua hingga tiga pekan setelahnya.

“Sebenarnya untuk batas tenggang penyuntikan satu ke dua itu sekitar 28 hari. Tapi kalau lebih dari itu sebenarnya tidak masalah,” kata Badai Rabu (14/7/2021).

Yang jadi masalah, kata dia, adalah ketika animo masyarakat telah tinggi dan menunggu untuk penyuntikan dosis dua, namun pelaksanaannya terlambat. Sehingga ditakutkan memengaruhi minat masyarakat dalam bervaksin.

“Itu yang sebenarnya kami risaukan. Kami tidak ingin mereka kehilangan semangatnya untuk vaksin,” lanjutnya.

Badai pun tak menampik sejumlah fasilitas kesehatan kini telah memundurkan pelaksanaan vaksinasi dosis keduanya. Mengingat ada keterlambatan droping vaksin dari pusat.

“Sampai saat ini kami terus mengejar penyuntikan untuk dosis kedua,” jelas dia.

Kabupaten Kudus, memiliki target vaksinasi sebanyak 825.146 orang untuk enam kategori yakni tenaga kesehatan, pelayanan publik, lansia, masyarakat rentan, masyarakat umum, dan remaja.

“Sampai saat ini, kami telah menyuntikkan sekitar 192 ribu dosis untuk dosis satu dan dua,” tandasnya.

Stok vaksin yang ada di gudang farmasi Pemkab Kudus saat ini telah kosong. Semua vaksin, telah didistribusikan ke fasilitas kesehatan dan akan difokuskan untuk penyuntikan dosis kedua.

Bila tak segera didropping vaksin lagi, proses vaksinasi terancam mandek pada 17 Juli mendatang, atau saat jumlah dosis vaksin yang berada di sejumlah fasilitas kesehatan rampung disuntikkan.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...