Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Perusahaan-Perusahaan di Jepara Minta Segera Dapat Jatah Vaksin untuk Karyawan

Salah satu karyawan pabrik di Jepara sedang menjahit pakaian. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Beberapa perusahaan besar di Kabupaten Jepara sudah menunggu-nunggu jatah vaksin Covid-19 untuk karyawan. Namun, sampai sekarang, belum ada kejelasan kapan vaksin akan diterima.

Manajer HRD PT Jiale Textile Indonesia, Sri Sulasteri M, mengaku sudah mengajukan vaksin untuk 3.600 karyawan di perusahaannya kepada Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Diskopukmnakertrans) Jepara.

Namun, sampai sekarang mereka diminta untuk menunggu. “Kita baru mengajukan ke Disnaker. Mereka bilang waiting list. Jadi lisntnya masih panjang,” katanya.

Senada dengan Asteri, Manajer Produksi PT Sami JF, Bagus Kusuma Putra, juga telah mengajukan permintaan vaksin. Bedanya, Bagus meminta vaksin itu kepada Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara. Namun, sampai sekarang belum juga ada kepastian kapan vaksin akan dikirim.

Pihaknya menyatakan, bahwa jika diberi vaksin, pihak perusahaan akan segera mengatur proses vaksinasi.

Justru, jika vaksinasi dilaksanakan di pabrik akan lebih mudah. Sebab, karyawan yang sebanyak 6.150 itu akan diatur sedemikian rupa untuk divaksin.

“Tetap kita masih mencari dari mana-mana. Mungkin ada informasi dari Yogja atau Semarang kita akan siarkan. Kita tahu bahwa stok vaksin di Jawa Tengah sudah menipis,” kata Bagus.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jepara Pratikno, meminta kepada pemerintah Jepara untuk mengupayakan ketersediaan vaksin. Pasalnya, setelah memonitoring vaksinasi di sejumlah tempat, pihaknya melihat ada peningkatan antusiasme masyarakat dari berbagai elemen.

“Stok vaksin harus dijaga. Harus selalu ada. Saya dengan vaksin tinggal sedikit, ini capaian bagus. Vaksinasi di pabrik juga beberapa sudah jalan. Tapi masih banyak yang belum. Ini perlu dipikirkan,” tegas legislator Parta NasDem ini, Rabu (14/7/2021).

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...