Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pagi-Pagi Ada Kerumunan di Sentra Vaksinasi Holy Stadium Semarang, Ganjar Deg-degan

Sambil bersepeda Gubernur Ganjar Pranowo memeriksa vaksinasi di Holy Stadium Kota Semarang. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memeriksa vaksinasi di sentra Holy Stadium, kawasan Marina, Kota Semarang, Rabu (14/6/2021). Pemeriksaan dilakukan lantaran Ganjar sering mendapat laporan banyak kerumunan di tempat ini.

Benar saja, meski masih pagi saat Ganjar tiba di tempat itu sambil gowes, ia menemukan sudah ada antrean berkerumun. Ganjar juga mendapat laporan jika warga ternyata sudah antre mulai pukul 05.00 WIB.

Ia pun langsung meminta petugas yang bertanggungjawab untuk mengurai kerumunan tersebut.

“Aku deg-degan terus, soalnya ini laporan ke saya, di-review-di-review. Kalau bisa duduk semus. Karena yang di sana itu sama sekali engga ada yang jaga itu,” ujar Ganjar.

Gubernur mengaku sudah dua kali menerima laporan adanya kerumunan di sentra vaksinasi tersebut. Untuk itu, ia meminta pihak panitia maupun aparat keamanan mengevaluasi ulang alur pelaksanaan vaksinasi.

“Saya udah dapat laporan dua kali lho, bagus sih (program vaksinasinya) tapi kalau kerumunan kaya gini bahaya. Dimulai dari pintu masuk dan sebagainya itu dibatasi. Didata yang datang,” ujar Ganjar.

Ganjar khawatir dengan keadaan seperti itu, memicu penularan tinggi karena penerapan protokol kesehatannya kurang disiplin.

Jika jumlah personelnya tidak memadai, Ganjar menyarankan agar kuotanya (peserta vaksinasi) dikurangi.

Ganjar menyarankan agar pelaksanaan vaksinasi segera dimulai ketika mulai terlihat kerumunan. Jika vaksinator dan petugas sudah ada yang siap, tidak perlu menunggu lebih lama sehingga kerumunan lebih cepat diurai.

Kepada Ganjar salah satu petugas mengatakan jika sebenarnya peserta sudah ditentukan datang ke sentra vaksin jam berapa. Hanya saja, sering peserta datang antre lebih pagi bahkan mulai pukul 05.00 WIB. Dan ketika terjadi kerumunan langsung diurai.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...