Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Kasus Covid-19 Menurun, Grobogan Keluar Dari Zona Merah

ilustrasi wabah virus corona (shutterstock)

MURIANEWS, Grobogan – Kabupaten Grobogan saat ini telah keluar dari zona merah dan beralih ke zona oranye. Ini menyusul menurunnya angka kasus aktif positif Covid-19 dalam beberapa minggu terakhir.

Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih menyebutkan, saat ini, ada 19 daerah di Jawa Tengah yang statusnya masih zona merah. Sedangkan 16 daerah lainnya, termasuk Grobogan statusnya masuk zona oranye.

Endang menjelaskan, pada minggu ke-24 atau sekitar bulan Juni lalu, sempat muncul 446 kasus baru Covid-19. Namun, mulai minggu ke-25 kasus baru yang muncul ada 391. Selanjutnya, pada minggu ke-26 ada 374 dan minggu ke-27 ada penambahan 318 kasus baru.

“Jadi, dalam tiga minggu terakhir, kasus baru yang muncul mengalami penurunan terus. Semoga dalam minggu ini dan seterusnya, bisa turun terus,” jelasnya, Selasa (13/7/2021).

Meski statusnya sudah zona oranye, Endang tetap mengingatkan pada masyarakat bahwa pandemi belum berakhir. Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan saat beraktivitas sehari-hari agar terhindar dari penularan Covid-19.

“Masyarakat kami minta jangan abai dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Laskanakan 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” tegas Kepala BPBD Grobogan itu.

Endang menambahkan, untuk perkembangan pada hari ini masih ada penambahan 34 kasus baru, 50 orang sembuh, dan tiga pasien positif Covid-19 yang meninggal. Dengan perkembangan ini, maka total kasus positif corona di Grobogan secara komulatif bertambah jadi 5.734 orang. Rinciannya, jumlah pasien sembuh bertambah jadi 4.766, dan pasien meninggal 473 orang. Sementara jumlah pasien yang masih dirawat maupun menjalani isolasi mandiri ada 495 orang.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...