Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Stok Vaksin Covid di Jepara Hanya Cukup untuk Lima Hari, Antrean Suntik Capai Sepekan

Proses vaksinasi di Kabupaten Jepara. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan terus menerus di Jepara membuat stok vaksin kian menipis. Sementara ini, stok yang ada tinggal cukup untuk lima hari ke depan.

Hal itu dikatakan oleh Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jepara Muh Ali, Selasa (13/7/2021). Semakin menipisnya stok vaksin itu disebabkan salah satunya karena animo masyarakat yang tinggi.

“Kita lihat memang animo masyarakat, terutama di kawan kota memang tinggi. Sekarang di Puskesmas Kota, Puskesmas Tahunan antre seminggu. Daftar sekarang, baru bisa divaksin sepekan kemudian,” kata Muh Ali.

Saat ini, lanjut Muh Ali, stok vaksin tinggal 27 ribu dosis. Setiap harinya, setidaknya ada empat  ribu orang yang divaskin melalu Puskesmas dan klinik.

Bahkan, saat ini antrean vaksinasi bisa sepekan. Dan terjadi merata di seluruh Puskesmas di Jepara.

“Yang 7.000 (dosis) kami persiapkan untuk vaksinasi dosis ke dua. Jadi stok yang ada saat ini hanya cukup untuk empat hari. Kami sebetulnya khawatir dengan kondisi ini, karena stok vaksin di Jawa Tengah tinggal 20.000, itu untuk se-Jawa Tengah,” kata Muh Ali.

Saat ini Dinas Kesehatan masih fokus melaksanakan vaksinasi pada masyarakat lanjut usia (lansia). Sebab, capaian vaksinasi lansia masih rendah.

Dari target sasaran vaksinasi sebanyak 85.025 orang, baru 18.234 orang yang sudah divaksin dosis pertama. Sementara yang sudah menerima vaksin dosis kedua baru 10.107 orang.

Seorang warga, Emi Susanti, sejak sepekan lalu telah mendaftar vaksinasi pada bidan desa. Namun, baru menerima suntikan vaksin dosis pertama hari ini. Proses vaksinasi dilakukan di kantor balai desa.

“Seminggu yang lalu didaftar, alhamdulillah sudah divaksin hari ini,” terang Emi.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...