Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pemdes Colo Kudus Alihkan Dana Pembangunan untuk Bantu Pangan Warga Terdampak Pandemi

Kepala Desa Colo M Destari Andryasmoro (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Desa (Pemdes) Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus mengalihkan dana pembangunan yang bersumber dari Dana Desa untuk membantu pangan warganya yang terdampak pandemi.

Dana yang disiapkan sebesar Rp 100 juta. Kepala Desa Colo M Destari Andryasmoro mengatakan, dana yang disiapkan itu di luar dari anggaran penanganan Covid-19 atau anggaran bantuan langsung tunai. Melainkan, hasil refocusing yang diambilkan dari anggaran pembangunan.

“Kami ubah yang sebenarnya untuk pembangunan seperti gorong-gorong itu bisa ditunda tahun depan. Dan ini saya alihkan maksimal Rp 100 juta untuk bantuan pangan. Kami juga sudah koordinasikan dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (PMD), ” katanya, Selasa (13/7/2021).

Keputusan tersebut diambil lantaran pihaknya kasihan terhadap warga Colo yang saat ini tengah terdampak pandemi. Terlebih, mayoritas warga Colo perekonomiannya bergantung pada wisata religi yang hampir dua bulan lamanya tidak diperbolehkan beroperasi.

“Kalau bisa dibilang saat ini 90  perekonomian warga Colo lumpuh. Karena memang bergantung pada wisata religi. Kalau tidak ada pengunjung otomatis juga tidak ada pendapatan. Kondisi seperti ini untuk masyarakat lah yang diutamakan, untuk pembangunan nanti dulu,” ucapnya.

Bantuan pangan tersebut akan menyasar kepada warganya yang sama sekali belum menerima bantuan sosial dari pemerintah, baik bantuan BLT, PKH ataupun bantuan lain. Sebanyak 400-an lebih paket sembako akan diberikan.

“Kami anggarkan per-satu paketnya Rp 150 ribu, sementara sasaran ada 400-an lebih warga. Rencana besok kami akan mulai bagikan ke warga, ” ujarnya.

Pihaknya berharap bantuan pangan tersebut bisa sedikit membantu kebutuhan warganya. “Kami pemerintah desa yang bersinggungan langsung dengan masyarakat, tahu keadaan masyarakat. Jadi kalau masyarakat mengeluh harus ada solusi,  setidaknya dengan bantuan pangan,” tandasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...