Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Kudus Kehabisan Stok Vaksin Covid-19, Vaksinasi Terancam Mandek 17 Juli Jika Tak Segera Didropping

Vaksin Covid-19. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten Kudus (Pemkab) kini tidak memiliki sama sekali stok vaksin di gudang farmasi mereka, baik itu untuk dosis satu maupun dosis dua. Semua vaksin kini telah didistribusikan ke titik vaksinasi, dan difokuskan untuk penyuntikan dosis kedua.

Bila tak segera didropping vaksin lagi, proses vaksinasi terancam mandek pada 17 Juli 2021 mendatang, atau saat jumlah dosis vaksin yang berada di sejumlah fasilitas kesehatan rampung disuntikkan.

“Kami estimasikan penyuntikan rampung pada 17 Juli mendatang. jika saat itu belum didroping dosis lagi, bisa jadi sementara kami akan berhenti melayani vaksinasi,” kata Kata Kepala Seksi (Kasi) Surveillance dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, Aniq Fuad, Selasa (13/7/2021).

Ia mengatakan, sampai saat ini Kabupaten Kudus memang tengah memfokuskan untuk penyuntikan dosis dua terlebih dahulu. Mengingat timpangnya jumlah persentase penyuntikan antara dosis pertama dan dosis kedua.

Kabupaten Kudus, lanjut dia, memiliki target vaksinasi sebanyak 825.146 orang untuk enam kategori. Yakni tenaga kesehatan, pelayanan publik, lansia, masyarakat rentan, masyarakat umum, dan remaja.

Pada capaian vaksinasi pertama, persentasenya kini berada di angka 16 persen. Sementara untuk dosis kedua, capaiannya baru 5 persen saja.

“Inilah yang membuat kami lebih memilih untuk mengebut pencapaian vaksinasi dosis dua, karena jarak persentasenya terlalu jauh antara dosis satu dan dua,” ujarnya.

Kabupaten Kudus juga, telah mengirimkan pengajuan penambahan vaksin sebesar 70 ribu dosis. Namun sampai saat ini belum terealisasi.

“Ketika nanti itu datang, akan kami suntikkan untuk dosis kedua, kami berharap itu (tambahan vaksin) segera datang,” jelas dia.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...