Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Poirier Bersikukuh Masih Ingin Hajar McGregor, Bahkan di Trotoar Jalan Sekalipun

Poirier masih ingin menghajar McGregor, meski kakinya sudah patah.(instagram/@
dustinpoirier)

MURIANEWS, Las Vegas- Dustin Poirier, petarung UFC di kelas ringan, masih berharap bisa menghajar seterunya Conor McGregor. Poirier, pada Minggu (11/7/2021) pagi WIB, berhasil mengalahkan McGregor. Namun, hal itu tampaknya belum membuat dirinya sepenuhnya puas.

Pertarungan ketiga Poirier Vs McGregor berakhir dengan kejadian mengerikan, ketika kaki kiri McGregor patah. The Notorious dinyatakan kalah TKO, di akhir ronde pertama, setelah petarung Irlandia ini tidak mampu berdiri.

Setelah diperiksa dokter UFC, didapati kaki petarung ini patah pada sekitar pergelangannya. Sehingga pertarungan dihentikan, dengan kemenangan TKO bagi Poirier.

Kemenangan ini tampaknya tidak membuat Poirier puas. Bahkan petarung AS ini tetap menyatakan ingin mendapatkan kesempatan untuk menghajar petarung Irlandia itu.

“Tidak, ini belum berakhir. Saya akan bertarung lagi melawan dia. Apakah itu di Octagon atau bahkan di atas trotoar jalanan,” ucap Poirier saat ditanya apakah ini pertarungan terakhirnya melawan McGregor.

Bagi Poirier, pertarungan di Las Vegas ini adalah kemenangan keduanya atas McGregor. Pada Januari lalu, di UFC 257 dirinya berhasil menang TKO pada Ronde kedua. Namun jauh sebelumnya, pada 2014, McGregor menyudahi perlawanannya dengan TKO pada ronde pertama.

Kekalahan McGregor sendiri, menjadi bahan ejekan dari banyak pihak. Banyak yang kemudian menyebut McGregor telah termakan ucapannya sendiri. Sebab sebelum pertarungan melawan Poirier tempo hari, McGregor menyatakan akan membuat lawannya keluar dari Octagon menggunakan tandu.

Apa yang dikatakan McGregor tentang ‘menggunakan tandu’ akhirnya memang terwujud. Namun kali ini yang ditandu adalah McGregor sendiri.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: CNN Indonesia

Comments
Loading...