Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Usai Kakinya Patah, McGregor Harus Pakai Kruk Selama Enam Pekan

McGregor Vs Dustin Poirier.(instagram/@ufc)

MURIANEWS, Los Ageles- Petarung UFC asal Irlandia Conor McGregor dipastikan harus menghabiskan waktunya di luar ‘kekerasan’. Pertarungan terakhirnya melawan Dustin Poirier membuat kakinya patah, dan harus istirahat panjang.

Pada pertarungan UFC 264 yang merupakan trilogy pertarungannya melawan Poirier di Las Vegas, Minggu (11/7/2021) pagi WIB, kaki kirinya mengalami patah. Selanjutnya petarung yang berjuluk The Notorious ini sudah menjalani operasi.

McGregor menjalani operasi cedera patah tulang tibia kaki kiri selama 3,5 jam di salah satu Rumah Sakit di Los Angeles, Minggu (11/7) waktu setempat, atau Senin (12/7/2021) pagi tadi.

Beberapa jam setelah sukses menjalani operasi, McGregor memberi informasi terbaru mengenai kondisinya. Melalui video yang diposting di Akun Twitternya, The Notorious menyatakan harus istirahat setidaknya enam pekan.

“Apa kabar, The Notorious di sini. Saya baru saja keluar dari ruang operasi. Semuanya berjalan sesuai rencana, berjalan sempurna. Saya merasa luar biasa. Saya akan enam pekan menggunakan kruk, dan kemudian kami mulai membangun kembali,” ucap McGregor dalan videonya.

Dalam video yang diunggahnya, McGregor juga menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan yang didapatkannya. Terutama pada saat menghadapi cidera patah kaki yang dialaminya. Mantan juara dunia kelas ringan dan bantam UFC itu menyesal tidak bisa melanjutkan pertarungan untuk menghibur penonton di UFC 264.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua penggemar di seluruh dunia atas pesan dukungan Anda. Saya harap kalian semua menikmati pertarungannya. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua penggemar yang hadir di T-Mobile Arena, 21.800 orang hadir, tempat itu benar-benar luar biasa,” ujar McGregor.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: CNN Indonesia

Comments
Loading...