Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Terus Menurun, Keterisian Isolasi Covid-19 di Rumah Sakit Jepara Kini Hanya 52 Persen

Ruang isolasi pasien Covid 19 di rumah sakit di Jepara. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit di Jepara terus menurun. Hingga Senin (12/7/2021) hari ini, keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) pasien Covid-19 hanya 51,87 persen.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Jepara, Muh Ali, menyatakan penurunan BOR terjadi sejak tiga hari terakhir. Secara berturut-turut, dalam tiga hari terakhir angka BOR-nya yakni 61 persen, kemudian menurun jadi 58,09 persen, dan hari ini berada di angka 51,87 persen.

“Trennya memang menurun sejak tiga hari terakhir,” kata Muh Ali, Senin (12/7/2021).

Ia Ali menyebut, ada enam rumah sakit di Jepara yang digunakan untuk mengisolasi pasien Covid-19. Rata-rata keterisian tempat tidurnya mengalami penurunan.

Pihaknya memaparkan, di RSUD RA Kartini, ruang ICU berkapasitas tujuh tempat tidur kini terisi 6 pasien (85 persen). Di ruang isolasi berkapasitas 74 tempat tidur, terisi 49 pasien (66 persen).

Di RS PKU Muhammdiyah Mayong, lanjut Muh Ali, TT ICU berkapasitas dua terisi 1 pasien (50 persen). Di ruang isolasi berkapasitas 69, terisi sembilan pasien (23 persen).

Untuk RSI Sultan Hadlirin, isolasi berkapasitas 21 terisi 16 pasien (76 persen). Sedangkan, di RS Graha Husada, isolasi berkapasitas 16 kini terisi 11 ornag (68 persen).

Sementara itu, di RSUD Rehatta Kelet ICU berkapasitas delapan pasien, kini terisi enam (75 persen). Sedangkan ruang isolasi berkapasitas 61 terisi 25 orang (40 persen).

Di RS PKU Aisyiyah Jepara ICU berkapasitas satu tempat tidur kini tak terisi. Isolasi kapasitas 12 terisi dua pasien (16 persen).

“Jika diakumulasi, jumlah keterisian ruang pasien Covid-19 hingga hari ini 51,87 persen. Semoga terus menurun,” harap Muh Ali.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...