Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Hakim yang Memvonis Habib Rizieq Meninggal Dunia

Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur Suryaman meninggal dunia. (Tangkapan layar/Instagram)

MURIANEWS, Jakarta – Hakim Suryaman yang memvonis Habib Rizieq dikabarkan meninggal dunia. Suryaman meninggal dunia pada Sabtu (10/7/2021). Diketahui, Suryaman merupakan salah satu anggota majelis hakim yang menjatuhkan vonis terhadap mantan pimpin Front Pembela Islam (FPI).

Kabar duka itu disiarkan Pengadilan Negeri Jakarta Timur melalui akun Instagram @pn_jakartatimur, Minggu (11/7/2021).

“Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. Telah berpulang ke Rahmatullah Hakim PN Jakarta Timur Bapak Suryaman, S.H. (Alm.) pada hari Sabtu, 10 Juli 2021,” begitu bunyi postingan di Instagram @pn_jakartatimur.

Dilansir dari suara.com, Hakim Suryaman memvonis Habib Rizieq Syihab pidana penjara empat tahun dalam perkara dugaan penyiaran kabar bohong tes swab di RS UMMI Bogor. Atas putusan itu, Habib Rizieq dengan tegas menyatakan menolak putusan hakim tersebut.

Wafatnya salah satu hakim Habib Rizieq ini jadi perhatian, salah satunya yang berkomentar adalah Rektor Universitas Ibnu Chaldun Jakarta, Professor Musni Umar. Musni Umar merupakan saksi ahli yang meringankan Habib Rizieq.

“Hakim Suryaman SH yang vonis 4 tahun penjara HRS (Habib Rizieq Syihab) meninggal. Sebagai saksi ahli kasus HRS RS Ummi, sy berhrp ybs sdh (saya berharap yang bersangkutan sudah) tobat. Hanya belum minta maaf ke HRS karena HRS dipenjara. Pengadilan akhirat akan dihadapi seperti kata HRS. Semoga kita semua ambil pelajaran. Innalillahi wa inna ilahi rooji’uun,” tulis Muesni Umar dalam cuitannya kemarin.

Cuitan Musni ini direspons akun tokoh cendikiawan NU, Nadirsyah Hosen alias Gus Nadir. Gus Nadir meminta sebaiknya seorang yang meninggal itu cukup didoakan saja, dan tidak perlu menyinggung soal tobatnya. Apalagi ada yang menyebutkan Hakim Suryaman meninggal akibat Covid-19.

“Yg wafat kita doakan. Itu akhlakul karimah. Apalagi kalau misalnya wafat kena covid, maka menurut hadits masuk kategori mati Syahid —langsung masuk surga tanpa pengadilan akherat,” tulis Gus Nadir mengomentari cuitan Musni Umar.

 

Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi
Sumber: Suara.com

Comments
Loading...