Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Urai Daftar Antrean Pemakaman Jenazah Covid, Pemkab Klaten Bentuk Posko Aju di Tiap eks-Kawedanan

Ilustrasi proses pemakaman Covid-19.(MURIANEWS(

MURIANEWS, Klaten – Tingginya angka kematian pasien Covid-19 di Klaten membuat pemkab setempat membentuk posko aju tim pemulasaran dan pemakaman jenazah dengan prosedur Covid-19 di setiap eks kawedanan di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Saat ini posko tersebut pun sudah mulai beroperasi.

Bupati Klaten, Sri Mulyani, mengatakan posko aju dibentuk untuk mengurai daftar antrean pemakaman jenazah dengan prosedur Covid-19 yang belakangan meningkat seiring peningkatan kasus Covid-19.

Ada lima posko aju yang sudah dibentuk di setiap eks kawedanan dan tetap berkoordinasi dengan Posko Dukungan Satgas Penanganan Covid-19 di markas SAR Klaten.

Mulyani menegaskan posko aju yang dibentuk bakal mendapatkan dukungan dari pemkab.

“Ada 13 item bantuan yang kami berikan di posko aju. Di antaranya ada uang operasional, vitamin, sembako, mobil ambulans, serta APD. Tidak terbatas bantuan ini. Apa yang dibutuhkan di posko aju nanti kami penuhi,” kata Mulyani seperti dikutip Solopos.com.

Mulyani mengatakan posko aju mulai beroperasi. Seperti di posko aju eks kawedanan Jatinom yang fokus pada pemulasaran dan pemakaman jenazah di wilayah eks kawedanan Jatinom meliputi Kecamatan Jatinom, Karanganom, Tulung, serta Polanharjo.

Mulyani kembali mengapresiasi para sukarelawan yang selama ini membantu proses pemulasaran dan pemakaman jenazah dengan prosedur Covid-19.

Salah satu sukarelawan posko aju eks Kawedanan Jatinom, Sigit Winarno, mengatakan sebelumnya di Karanganom sudah membentuk posko sukarelawan untuk pemulasaran dan pemakaman jenazah.

Pengoperasian posko itu didukung paguyuban kepala desa se-Karanganom yang membantu penyediaan perlengkapan untuk pemakaman dengan prosedur Covid-19 seperti APD.

“Kemudian ada instruksi bupati kemarin, kemudian dibentuk posko aju di eks kawedanan. Harapan kami dengan dibentuk ini masing-masing desa ada sukarelawan. Sehingga ketika ada warga di desa setempat yang meninggal dunia [dan dimakamkan dengan protokol Covid-19], bisa ditangani oleh sukarelawan dari desa masing-masing,” kata Sigit.

Sigit menjelaskan posko aju eks Kawedanan Jatinom sudah memiliki sejumlah sarana dan prasarana termasuk mobil ambulans yang diperbantukan dari Dinkes serta kecamatan.

Ambulans itu melengkapi kendaraan operasional yang sebelumnya sudah digunakan di posko sukarelawan Karanganom. Posko aju juga sudah beroperasi, seperti pada Jumat sudah mulai memakamkan jenazah di wilayah Polanharjo.

“Untuk terminal dekontaminasi juga sudah ada di Desa Jemawan, Kecamatan Jatinom,” kata dia.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...