Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pasien Aktif Covid-19 di Kudus Tinggal 602 Orang, 450 Isolasi Mandiri

Ilustrasi: Petugas medis membawa pasien corona dalam simulasi di RSUD Kudus. (MURIANEWS)

MURIANEWS, Kudus – Jumlah pasien aktif Covid-19 di Kabupaten Kudus kini tersisa sebanyak 602 orang dari total akumulasi kasus sebanyak 15.263 orang. Dari jumlah tersebut 152 pasien dirawat dan 450 pasien isolasi mandiri.

Sedangkan untuk pasien sembuh total kini menjadi 13.422 orang. Sementara 1.239 sisanya merupakan jumlah pasin Covid-19 yang meninggal dunia.

“Pada Sabtu malam terjadi penambahan pasien baru sebanyak 119 orang, kemudian pasien sembuh sebanyak 117 orang, dan pasien meninggal sebanyak sepuluh orang,” ucap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Badai Ismoyo, Minggu (11/7/2021).

Sementara jika dilihat dari segi persentase, Badai mengatakan jika untuk tren pasien sembuh kini terus mengalami kenaikan sejak tanggal 25 Juni lalu. Hingga kini, persentase pasien sembuh berada di angka 87,94 persen.

Kemudian untuk persentase pada pasien meninggal, Badai mengakui fluktuatif dan sering terjadi naik turun. Namun pada Sabtu malam, jumlahnya masih relatif landai yakni di 8,12 persen.

“Jumlah tersebut masih lebih bagus dibanding pada awal Juli lalu yang mencapai 8,24 persen,” sambungnya.

Hal yang sama juga terjadi pada penambahan kasus baru di mana kondisinya masih sangat fluktuatif. Pada tiga hari terakhir saja, lanjut  Badai, terjadi penurunan jumlah konfirmasi baru dan kenaikan jumlah pasein baru.

Di mana pada tanggal 8 Juli penambahan kasus berada di angka 88 orang, kemudian menurun di 57 orang pada 9 juli, dan akhirnya naik lagi ke 119 pada Sabtu 10 Juli kemarin.

“Namun secara keseluruhan trennya mengalami penurunan sejak terjadi ledakan kasus di pertengahan Juli lalu,” ungkap Badai.

Walau demikian, pihaknya berharap masyarakat Kudus tetap patuh akan penerapan protokol kesehatan 5M. Yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

“Karena untuk menghentikan penularan virus ini butuh upaya bersama dari semua elemen di masyarakat,” jelas dia.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editort: Supriyadi

Comments
Loading...