Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Tukang Ojek dan Pedagang Tempat Wisata di Colo Kudus Divaksin Covid

Bupati Kudus HM Hartopo meninjau vaksinasi di Desa Colo, Kecamatan Dawe. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Ratusan pelaku wisata dan masyarakat di Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus menjalani vaksinasi Covid-19. Mereka yang belum mendapatkan vaksin disisir untuk mengikuti vaksinasi yang digelar di Terminal Wisata Colo, Sabtu (10/7/2021).

Mereka terdiri dari tukang ojek, pedagang dan pelaku wisata lain di kawasan wisata reliji Makam Sunan Muria.

Kepala Desa Colo Destari Andryasmoro mengatakan, masyarakat Colo yang mayoritas merupakan pelaku wisata sebenarnya banyak yang telah mengikuti vaksinasi beberapa waktu lalu di Desa Dukungwaringin, ataupun Desa Kuwukan yang juga berada di kawasan Muria.

Ia menjelaskan vaksinasi utamanya didahulukan untuk pelaku wisata baik dari organisasi pedagang, tukang ojek, hingga pelaku wisata lain. Kali ini, Puskesmas Rejosari lah yang menjadi tim vaksinator.

“Target kami seluruh masyarakat Desa Colo yakni 1.250-an KK akan mengikuti vaksin secara bertahap. Dan beberapa waktu lalu memang sudah banyak yang sudah vaksin. Ini kami sisir lagi yang belum. Sudah ada 500-an lebih warga Colo yang sudah mengikuti vaksinasi,” katanya.

Pihaknya sangat menganjurkan masyarakat yang berada di desanya untuk mengikuti program vaksinasi. Sejumlah sosialiasi dan pendekatan kepada warganya juga sudah dilakukan.

“Memang sifatnya saya wajibkan, tapi kalau baru sakit bisa ditunda. Setalah vaksin ini harapan kami masyarakat bisa sehat dan wisata juga bisa di buka kembali agar perekonomian masyakat bisa pulih kembali,” imbuhnya.

Sementara Bupati Kudus HM Hartopo berpesan, masyarakat yang divaksin harus dalam kondisi yang sehat dan tidak mempunyai penyakit komorbid. Pihaknya sangat mengapresiasi vaksinasi yang ada di Colo, sebab dari pemerintah desa dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus bersinergi dalam pelaksanaan vaksin tersebut.

“Vaksinasi disini sangat bagus, hasil sosialisasi dan koordinasi semua pihak. Sehingga bisa mengedukasi masyarakat bahwa vaksinasi ini aman, untuk meningkatkan anti body dan imunitas. Supaya misal terpapar juga terhindar dari kemungkinan terburuk dan tidak bergejala, ” jelasnya.

Setelah divaksin, lanjut Hartopo, masyarakat diminta untuk tidak abai dalam menerapkan protokol kesehatan, sebagai salah satu upaya dalam mencegah penularan corona. “Jadi protokol kesehatan harus tetap diterapkan dan disiplin, meski sudah divaksin, ” tegasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...