Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Sorotan Laser ke Muka Kasper Schmeichel Berbuntut, Inggris Terancam Didenda UEFA

Cahaya laser pointer menerpa wajah Kasper Schmeichel sesaat sebelum menghadang tendangan Harry Kane.(twitter.com/@DExpress_Sport)

MURIANEWS, London- Insiden sorotan cahaya laser ke wajah Kiper Denmark Peter Schmeichel pada pertandingan Semi Final Inggris Vs Denmark berbutut. Pada pertandingan yang dimenangkan Inggris 2-1, tindakan tak terpuji sporter Inggris menjadi perhatian.

Lampu Laser Pointer diketahui mengenai wajah Schmeichel saat bersiap menghadapi tendangan pinalti Harry Kane. Hal ini terjadi setelah beberapa foto dipampang di sejumlah media Inggris.

Dalam pinalti itu, Schmeichel berhasil menahan tendangan Harry Kane, namun gagal menahan gempuran lanjutan yang dilancarkan kapten Inggris itu. Kane berhasil menuntaskan bola rebound menjadi gol.

Kasus Laser Pointer ini akan ditangani oleh Badan Kontrol, Etika, dan Disiplin UEFA. Kemungkinan besar Tim Inggris akan menghadapi ancaman denda. Berkaca dari kasus sama yang menimpa Lyon (klub Prancis), Inggris bisa saja harus menanggung denda US$5 ribu.

UEFA menyebut kejadian itu sebagai “insiden yang tidak sportif” setelah seorang penggemar Lyon mengarahkan cahaya laser pointer ke muka Cristiano Ronaldo. Kejadian itu berlangsung saat Lyon bertanding Vs MU di Liga Champions.

Insiden di Wembley saat Inggris Vs Denmark, dikecam secara luas. Salah seorang reporter ITV di Inggris, Mark Pougatch, bahkan menggambarkan kelakuan ini sebagai tindakan “idiot”.

“Kami hanya bisa berharap bahwa itu tidak membuat Kasper Schmeichel mundur, karena itu bodoh dan dia tidak pantas mendapatkannya. Hal semacam itu, tidak ada yang ingin melihat,” ujarnya.

Pendukung Inggris dalam hal ini juga dituduh mencemooh lagu kebangsaan Denmark dan menyalakan kembang api di dalam stadion. Juru bicara UEFA, Boris Johnson menyatakan pihaknya sedang menyelidikinya.

“UEFA sedang menyelidiki itu, itu masalah bagi mereka tetapi itu bukan sesuatu yang ingin kami lihat. Kami tidak ingin fans mencemooh tim. Kami ingin para penggemar menunjukkan dukungan dan rasa hormat,” kata Boris Johnson.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: The Guardian

Comments
Loading...