Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Realisasi Vaksinasi Covid-19 Warga Muria: Kudus Tertinggi, Jepara Terendah

Warga Purwodadi Grobogan disuntik vaksin di Satpas SIM. (MURIANEWS/(MURIANEWS/Dani Agus)

MURIANEWS, Kudus – Proses vaksinasi Covid-19 di Indonesia kini tengah digenjot dengan target satu juta suntikan per hari. Target ini pun mulai diejawantahkan semua daerah, termasuk di wilayah eks-Karesidenan Pati.

Enam kabupaten di wilayah ini memastikan kini tengah melakukan percepatan vaksinasi. Kendati demikian, realisasi penyuntikan vaksin dari daerah-daerah di sekitar Gunung Muria ini masih beragam.

Kabupaten Kudus tercatat yang paling tinggi realisasinya. Hingga 7 Juli 2021, raihan vaksinasi dosis pertama mencapai 20 persen dari target sebanyak 664.666 orang. Atau sudah ada 132.922 orang yang telah disuntik dosis pertama.

Sementara pada dosis kedua tercatat sudah ada 37.955 orang yang telah disuntik atau setara 4,07 persen.

Raihan ini mencakup lima kategori sasaran vaksinasi, yakni tenaga kesehatan, pelayan publik, lansia, masyarakat umum, dan kelompok rentan.

Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus untuk capaian yang paling tinggi, adalah pada kategori tenaga kesehatan yang mencapai 90,8 persen (6.739 orang) pada dosis pertama dan 89,9 persen (6.672 nakes) pada dosis kedua, dari target sebanyak 7.421 nakes.

“Kami tengah berupaya mempercepat pelaksanaan vasinasi di Kudus dengan memaksimalkan semua fasilitas kesehatan kami dan dibantu sejumlah perusahaan swasta,” kata Kepala DKK Kudus Badai Ismoyo.

Baca: Baru 20 Persen Masyarakat Kudus yang Sudah Tervaksin Covid-19 Dosis Pertama

Salah seorang warga menunjukkan SIM dan bukti vaksin seusai melakukan perpanjangan SIM di Polres Kudus. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

Di urutan berikutanya ada Kabupaten Blora. Target vaksinasi di kota ini sebanyak 600 ribu orang.

Catatan Dinas Kesehatan setempat pada dosis pertama ada 79.389 orang yang disuntik vaksin, setara 13 persen dari target, dan dosis kedua 39.384 orang (6,5 persen).

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Blora Edy Widayat menyebutkan, setelah nakes dan pelayan publik, proses vaksinasi saat ini memang masih menyasar lansia.

Pihaknya mengaku jika di desa-desa minat lansia untuk mengikuti vaksinasi agak sulit, sehingga butuh sosialisasi lebih detail. Sedangkan untuk masyarakat umum mulai banyak peminat.

“Minggu depan ini kita akan melakukan target vaksinasi sebanyak 9700 dosis lagi. Semoga berjalan lancar di masing-masing Puskesmas. Jadwal vaksinasi ada di masing-masing Puskesmas,” terangnya.

Baca: 79.389 Orang di Blora Telah Disuntik Vaksin Covid-19

Setelah Kabupaten Blora ada Kabupaten Pati. Realisasi vaksinasi di Bumi Mina Tani tercatat sebesar 11.17 persen pada dosis pertamaAtau sebanyak 116.214 orang. Target yang dipasang yakni sebanyak 1.040.722 orang. Sementara realisasi dosis kedua ada 52.539 orang (5,05 persen).

”Kalau dilihat dari datanya, masih banyak kelompok rentan dan masyarakat umum yang belum vaksinasi. Sementara kelompok sumber daya manusia Kesehatan (SDMK) melebihi target,” terang Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit DKK Pati Joko Leksono Widodo.

Berikutnya, Kabupaten Grobogan. Kabupaten ini menargetkan bisa memvaksin sebanyak 1.111.529 orang.

Data hingga 7 Juli raihannya sudah 10,9 persen dari target, atau sebanyak 120.373 orang disuntik dosis pertama. Sedangkan dosis kedua 49.241 orang (4,5 persen)

“Data ini akan terus mengalami perubahan karena pelaksanaan vaksinasi masih terus dilakukan. Sejauh ini, pelaksanaan vaksinasi berjalan lancar. Untuk kendalanya adalah droping vaksinnya,” kata Kepala DKK Grobogan Slamet Widodo.

Baca: Target Vaksinasi Covid-19 Grobogan Capai 15,2 Persen

Hasil vaksinasi di Kabupaten Jepara menjadi yang terendah dibandingkan dengan empat kabupaten lain yakni Kudus, Blora, Pati dan Grobogan. Pemerintah Jepara tercatat telah menyuntik vaksin dosis pertama kepada 84.918 orang.

Jumlah ini setara 9,35 persen dari target sebanyak 700 ribuan orang. Sedangkan dosis kedua sudah menyasar 36.992 orang (4,07 persen).

“Saat ini vaksinasi difokuskan ke semua puskemas dan klinik-klinik yang telah ditunjuk,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jepara, Muh Ali.

Baca: Vaksinasi di Jepara Difokuskan di Puskesmas dan Klinik, 84.918 Orang Sudah Disuntik Dosis Pertama

Sementara hasil vaksinasi di Kabupaten Rembang belum bisa dimasukkan dalam perbandingan dengan kabupaten lain di wilayah eks-Karesidenan Pati.

Karena berdasarkan keterangan dari DKK setempat, persentase hasil vaksinasi di kabupaten ini belum memasukkan kategori kelompok rentan dan masyarakat umum.

Meski demikian, vaksinasi untuk dua kelompok ini tetap berjalan, namun belum ada patokan target. Sementara yang sudah ada target sasaran yakni kelompok SDMK atau tenaga kesehatan, pelayan publik, dan lansia.

Baca: Sosialisasi Hingga Tingkat RT, Rembang Genjot Vaksinasi Covid-19

Dari tiga kelompok sasaran ini, Rembang memasang target sebanyak 104.264 orang. Dari target ini, realisasinya sudah mencapai 79,4 persen pada dosis pertama (82.783 orang), dan dosis kedua 34,48 persen (35.946 orang). Data ini tercatat hingga 8 Juli 2021.

“Untuk masyarakat umum dan rentan ini, kami memang menargetkan sebanyak-banyaknya (belum ada patokan target). Sebab, vaksinasi ini kan sudah diwajibkan oleh pemerintah, sehingga kami juga harus siap untuk memvaksin mereka,” kata Kepala DKK Rembang Ali Syafi`i.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana, Dani Agus, Cholis Anwar, Faqih Mansur
Penulis: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

*) Catatan Redaksi: Berita ini telah mengalami penyuntingan ulang pada judul dan isi demi peningkatan kualitas berita.

Comments
Loading...