Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Vaksinasi di Jepara Difokuskan di Puskesmas dan Klinik, 84.918 Orang Sudah Disuntik Dosis Pertama

Salah satu warga Jepara mengikuti vaksinasi. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Realisasi target vaksinasi di Bumi Kartini terus dikejar Pemerintah Kabupaten Jepara. Saat ini, pemerintah menitikberatkan vaksinasi di Puskesmas dan klinik.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jepara, Muh Ali, menyebut jumlah vaksin yang sudah terpakai sejauh ini sebanyak 110.880 dosis. Sementara, sisanya masih 3.066 vial atau 30.660 dosis.

Jumlah penduduk Kabupaten Jepara saat ini ada sekitar 1,2 juta orang. Di luar remaja atau anak-anak, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara menarget 700 ribu orang tervaksin.

Dari semua kategori vaksinasi, jumlah warga Jepara yang telah disuntik vaksin dosis pertama ada sebanyak 84.918 orang atau 9,35 persen. Sementara dosis kedua, 36.992 orang setara 4,07 persen.

Muh Ali menjelaskan, vaksinasi untuk tenaga kesehatan (nakes) sudah lebih dari 120 persen dari target  4.178 orang, realisasinya 5.150 orang. Untuk sasaran pelayan publik, dosis pertama baru 51.494 orang atau 69,56 persen. Untuk dosis kedua 22.021 orang atau 29,75 persen.

Sedangkan, untuk warga lanjut usia (lansia) sasarannya 85.025 orang. Vaksinasi dosis pertama 17.637 orang atau 20,74 persen. Untuk dosis kedua baru 9.978 orang atau  11,74 persen.

“Untuk lansia memang perlu pendekatan khusus. Ada juga yang tidak bisa divaksin karena memiliki penyakit penyerta,” kata Muh Ali, Kamis (8/7/2021).

Muh Ali menambahkan, untuk vaksinasi masyarakat umum dosis pertama baru 9.857 orang (). Sedangkan dosis kedua baru 457 orang (). “Kalau vaksinasi remaja baru 154 orang,” sebut Muh Ali.

Terpisah, Bupati Jepara Dian Kristiandi mengatakan, pihaknya telah menugaskan para kepala Puskesmas untuk mencapai target harian vaksinasi. Diketahui, target harian vaksinasi harian di tiap Puskesmas dan klinik sebanyak 150 orang.

“Tapi, saya minta agar kalau bisa melebihi target itu. Di atas 150 lah,” ujar Andi.

Sebelumnya, pemerintah melaksanakan gebyar vaksinasi di Gedung Wanita Jepara selama dua hari. Hasilnya lumayan baik. Lebih dari 2000 vaksin ludes dalam dua hari.

Namun, bupati belum ingin melaksanakan gebyar vaksinasi seperti itu lagi. Pasalnya, pihaknya tidak ingin ada kerumunan yang justru bisa menularkan virus Covid-19. “Sementara belum (gebyar vaksinasi, red). Kita fokuskan di Puskesmas dan klinik dulu,” terang Andi.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...