Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Diswab Usai Terjaring Jam Malam, 18 Warga Pekalongan Positif Covid-19

Warga yang ditertibkan petugas mengantre swab test (facebook Polres Pekalongan)

MURIANEWS, Pekalongan – Tim Gabungan yang terdiri atas TNI-Polri, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan melakukan test swab antigen kepada puluhan warga yang berkerumun di atas pukul 21.00 WIB, Rabu (7/7/2021) semalam.

Hasilnya, 18 orang dinyatakan positif Covid-19. Ke-18 orang itu, terdiri dari 17 laki-laki dan seorang perempuan. Mereka langsung di bawa ke Puskesmas Kesesi I (RSUD Kesesi) untuk menjalani isolasi.

Dikutip dari Facebook Polres Pekalongan, tim gabungan tersebut dipimpin langsung Kapolres Pekalongan AKBP Darno, bersama dengan Dandim 0710/Pekalongan Letkol (Czi) Hamonangan Lumban Toruan, dan Wakil Bupati Pekalongan Riswadi.

Mereka melaksanakan operasi yustisi secara serentak di tiga titik yang berbeda, yakni di Kajen, Wiradesa dan Kedungwuni Rabu malam.

Kapolres Pekalongan, AKBP Darno membenarkan terkait adanya 18 orang yang positif Covid-19 dalam operasi yustisi Rabu (7/7/2021) semalam.

”Mereka yang positif langsung dibawa ke Puskesmas Kesesi I (RSUD Kesesi) untuk menjalani isolasi,” katanya.

Ia menjelaskan, pihaknya akan menggencarkan operasi kepada masayarakat yang masih berada di luar rumah dan berkerumun hingga melewati jam malam pukul 21.00 WIB. Bagi yang terjaring, pihaknya memastikan akan dilakukan swab antigen di tempat.

”Hal ini untuk memberikan efek jera kepada masyarakat agar tidak seenaknya nongkrong dan berkerumun hingga abai protokol kesehatan,” tegasnya.

Meski begitu, Kapolres berharap agar masyarakat lebih sadar dalam menerapkan protokol kesehatan. “Jadi jangan takutnya ketika ada petugas saja. Begitu petugas pergi mereka abai lagi mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” tambahnya.

 

Reporter: Supriyadi
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...