Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

RSI Sunan Kudus Dapat Bantuan 55 Bed untuk Perawatan Pasien Covid-19

Direktur RSI Sunan Kudus dr Ahmad Syaifuddin merapikan tempat tidur bantuan dari Djarum Foundation. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Rumah Sakit Islam (RSI) Sunan Kudus menerima bantuan sebanyak 55 tempat tidur untuk perawatan pasien Covid-19 dari Djarum Foundation. Pemberian bantuan tersebut pun dilakukan secara dua tahap.

“Tahap pertama 30 bed, sementara kemarin ada tambahan 25 bed lagi dari Djarum foundation,” kata Direktur RSI Sunan Kudus dr Ahmad Syaifuddin, Rabu (7/7/2021).

Bantuan tersebut, lanjut dia, sangat membantu RSI Sunan Kudus dalam menangani pasien Covid-19. Terlebih ketika pemerintah daerah menginstruksikan semua rumah sakit di Kudus menambah kapasitas isolasi.

“Tentu ini sangat membantu, dari segi kualitas bed-nya juga bagus, sehingga bisa menambah kenyamanan pasien ketika dirawat,” kata dia.

Pihaknya menambahkan, selama ini, Djarum Foundation juga telah mendonasikan sejumlah alat kesehatan penunjang perawatan Covid-19 lainnya di RSI Sunan Kudus. Di antaranya adalah High Flow Nasal Cannula (HNFC) dan pasien monitor. “Tentunya juga APD dan alat kesehatan lainnya,” jelas dia.

RSI Sunan Kudus sendiri, kini memiliki sebanyak 96 tempat tidur untuk perawatan pasien Covid-19. Kemudian sampai pagi tadi, telah terisi sebanyak 62 tempat tidur.  “Untuk total keseluruhan kami ada sebanyak 212 tempat tidur,” tandasnya.

Djarum Foundation Associate Purwono Nugroho mengungkapkan jika sampai saat ini, sudah ada sekitar 300 lebih tempat tidur pasien yang diberikan pada sejumlah rumah sakit penanganan Covid-19 di Jawa Tengah.

Sementara untuk Kabupaten Kudus sendiri, kata dia, sudah ada sebanyak 185 bed yang telah diberikan pada tiga rumah sakit penanganan Covid-19. Yakni RS Aisyiyah, RSI Sunan Kudus, dan RS Nurusyifa.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...