Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Sering Berhalusinasi, Kakek 78 Tahun di Grobogan Ditemukan Gantung Diri di Dapur Rumah

ilustrasi

MURIANEWS, Grobogan – Peristiwa orang meninggal akibat gantung diri terjadi di Desa Karanganyar, Kecamatan Purwodadi, Grobogan, Selasa (6/7/2021). Pelaku gantung diri diketahui sebagai seorang kakek berusia 78 tahun bernama Wardi, warga setempat.

Informasi yang didapat menyebutkan, peristiwa itu diketahui sekitar pukul 12.00 WIB. Sebelum kejadian, korban berada di dalam rumah bersama Sumarti (75), istrinya.

Tidak lama kemudian, korban menyuruh istrinya secara paksa agar keluar dari rumah. Selanjutnya, istri korban keluar rumah dan duduk di teras.

Sekitar 15 menit kemudian, istri korban masuk ke dalam rumah dan mendapati suaminya sudah meninggal gantung diri di rumah bagian belakang atau dapur.

Melihat kejadian itu, korban kemudian menghubungi anaknya. Selanjutnya peristiwa itu dilaporkan pada perangkat desa dan diteruskan pada pihak kepolisian.

Kapolsek Purwodadi AKP Saptono Widyo menjelaskan, setelah menerima laporan, pihaknya langsung melakukan pengecekan di lokasi kejadian dan mendapati jika korban sudah meninggal dunia dalam keadaan gantung diri. Pihaknya juga menghubungi tim Inafis dan Urkes Polres Grobogan untuk melakukan pemeriksaan.

“Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban. Kami juga sempat melakukan swab antigen terhadap korban dan hasilnya nonreaktif,” jelasnya.

Sapto menjelaskan, dari keterangan dari pihak keluarga, korban memiliki riwayat penyakit pengapuran tulang. Kemudian, sekitar lima tahun lalu, korban sudah pernah gantung diri namun nyawanya berhasil diselamatkan setelah mendapat perawatan di rumah sakit.

Korban diketahui sering berhalusinasi dengan menyebut ada orang yang terus mengikutinya dan menyuruh untuk bunuh diri.

“Pada hari Sabtu tanggal 03 Juli 2021 lalu, korban juga berusaha gantung diri namun dapat diketahui dan dicegah oleh cucunya.  Sebelumnya korban sering bercerita bahwa merasa diikuti oleh seseorang dan disuruh untuk gantung diri (berhalusinasi),” pungkasnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...