Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pengendara Leluasa Terobos Penyekatan di Kudus karena Tak Ada Petugas, Dishub Akui Kurang Personel

Pengendara menerobos titik penyekatan yang diterapakan di Kudus, Selasa (6/7/2021). (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Penyekatan jalan dalam PPKM Darurat yang diberlakukan di Kudus dimulai sejak Sabtu (3/7/2021) hingga Selasa (20/7/2021) mendatang. Namun, di beberapa titik penyekatan itu tidak ada petugas yang berjaga.

Ketiadaan petugas yang berjaga itu membuat pengguna jalan berani menerobos water barrier. Sehingga penyekatan jalan yang dilakukan menjadi tak maksimal.

MURIANEWS melakukan pengamatan di beberapa titik penyekatan. Yakni di Tanggulangin, Jalan Mangga (Simpang Onde-onde), Perempatan Sleko, dan traffic light Ngembal Kudus.

Di beberapa titik yang diamati tersebut tidak terdapat petugas yang berjaga, sehingga pengendara bisa menerobos.

Di penyekatan Tanggulangin, beberapa pengendara roda dua dari arah Demak masih bisa menerobos dengan mengegser water barrier yang telah terpasang.

Salah seorang yang menerobos itu bernama Murni. Dia berasal dari Demak. Menurutnya dia baru tahu ada penyekatan hari ini.

“Kemarin ya ada penyekatan ini tapi tidak rapat. Baru tahu hari ini kalau rapat seperti ini,” katanya saat dijumpai di area Tanggulangin, Selasa (6/7/2021).

Pengendara menerobos titik penyekatan yang diterapakan di Kudus, Selasa (6/7/2021). (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

Dia mengaku akan pergi ke Pasar Kliwon Kudus untuk berjualan. Penyekatan itu membuatnya kesulitan saat hendak memasuki area perkotaan Kudus.

Kemudian titik penyekatan di Jalan Mangga atau yang akrab dengan sebutan Simpang Onde-Onde, terlihat beberapa kendaraan roda empat menerobos menuju ke arah Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus.

Beberapa saat kemudian dua petugas Dishub tiba, dan menata kembali barikade yang sudah digeser pengendara.

“Benar ada yang menerobos. Tapi ada juga yang memang punya rumah di sekitar sini. Sehingga dibuka tutup seperti ini,” kata Bagas, salah satu petugas Dishub Kudus yang bertugas.

Berlanjut di Perempatan Sleko, arus lalu lintas tampak tersendat. Penyebabnya ada truk yang hendak bongkar muat. Namun, tidak ada petugas yang mengurai kemacetan di sekitar water barrier.

Di situ petugas parkir yang ikut serta mengurai kemacetan. Arus lalu lintas dari arah barat menuju ke timur maupun dari arah sebaliknya tersendat pada Selasa (6/7/2021) siang.

Baca: Truk Bongkar Muatan di Titik Penyekatan di Kudus Bikin Macet, Pengguna Jalan Trabas Trotoar

Nihilnya petugas yang berjaga di area water barier juga terdapat di traffic light Ngembal Kudus.

Di titik itu ada barisan water barrier yang dipasang di ruas jalan dari Pati ke Kudus. Kemudian water barrier juga diletakkan dari arah Ligkar Timur menuju ke Kudus.

Namun, untuk water barrier yang diletakkan di titik Lingkar Timur menuju ke Kudus sudah tidak rapat. Sehingga kendaraan kendaraan baik roda dua maupun mobil dan truk bisa masuk ke Kudus kota.

Baca: Roda Empat Jadi Prioritas Penyekatan di Kudus, Fakta di Lapangan Mobil Masih Bisa Terobos Masuk Kota

Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kudus Putut Sri Kuncoro saat dikonfirmasi mengakui jika pihaknya tidak bisa menjaga penyekatan selama 24 jam penuh. Menurutnya dia kekurangan personel.

“Soal petugas yang ngetem di water barrier kami kekurangan personel. Tidak mungkin kami dari Dishub Kudus jaga sendiri di situ,” katanya.

Menurut Putut, pihaknya akan mencoba berkoordinasi dengan Polres dan Kodim Kudus. Sehingga bisa bekerja sama untuk bersiaga di titik penyekatan.

“Kami akan operasi hunting ke beberapa penyekatan untuk mengecek supaya tidak ada yang menerobos. Untuk bersiaga, kami harus ada pendamping juga dari Polres Kudus dan Kodim Kudus. Karena kami kekurangan personel,” ungkapnya.

 

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...