Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Polda Jateng Putar Balik 377 Kendaraan Selama PPKM Darurat

Polisi menjaga titik jalan yang dilakukan penutupan di Kudus. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Semarang – Polda Jateng memutar balik 377 kendaraan yang akan masuk wilayah di Jawa Tengah dan antarkota dalam provinsi. Hal itu dilakukan lantaran ratusan kendaraan tersebut tidak dilengkapi persyaratan perjalanan dan melanggar aturan PPKM Darurat.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes M Iqbal Al-Qudusy mengatakan, jumlah tersebut dimungkinkan akan terus bertambah. Apalagi, jumlah tersebut merupakan jumlah kendaraan yang tercatat dalam dua hari pelaksanaan PPKM Darurat.

”Jadi selama dua hari PPKM Darurat, ada sebanyak 377 kendaraan yang akan masuk di wilayah Jawa Tengah maupun antarkota di dalam provinsi yang diputar balik. Paling banyak sepeda motor dan mobil pribadi,” katanya seperti dikutip Detik.com, Selasa (6/7/2021).

Iqbal menyebutkan, secara data, ada lebih dari 3.000 kendaraan yang diperiksa dalam kegiatan pengendalian mobilitas PPKM Darurat. Kemudian ada 354 kendaraan yang diputar balik untuk wilayah dalam Provinsi.

“Kendaraan yang diputar balik yakni sepeda motor sebanyak 194, mobil penumpang 136, bus 16 dan mobil barang delapan,” ungkapnya.

Sedangkan untuk pembatasan antarprovinsi ada 23 kendaraan yang terdiri dari 15 sepeda motor dan 8 mobil pribadi.

“Untuk kendaraan yang diperiksa (antarprovinsi), motor sebanyak 380, mobil penumpang 317, bus 40 dan mobil barang 44,” ujarnya.

Ia menjelaskan ada 170 titik penyekatan tersebar di 35 kabupaten/kota di Jateng. Setiap lokasi penyekatan memiliki jam operasional yang berbeda-beda.

“Masing-masing lokasi penyekatan memiliki jam berbeda. Misalnya Polrestabes Semarang terdapat 12 titik lokasi, di Jalan Ngesrep Timur Patung Diponegoro berlaku 24 jam. Namun di ujung Jalan Ahmad Yani ujung RRI berlaku 19.30-06.00 WIB,” jelasnya.

Selain itu selama PPKM Darurat, Polda Jateng juga mendirikan 42 check point yang menghubungkan Jawa Tengah dengan Jawa Barat, Jawa Timur, dan Yogyakarta.

“Dengan adanya 170 titik lokasi penyekatan atau pembatasan mobilitas kegiatan masyarakat dan 42 check point diharapkan bisa mengurangi mobilitas masyarakat di masing-masing perbatasan kota,” imbuhnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...