Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Persentase Pasien Sembuh dari Covid-19 di Kudus Capai 84,42 Persen

Pasien yang dirawat di RS Aisyiah Kudus tengah sujud syukur usai dinyatakan sembuh dari corona beberapa waktu lalu. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Kudus mencatat persentase pasien sembuh Covid-19 di Kota Kretek kini mencapai 84,42 persen. Atau, sudah ada sebanyak 12.370 pasien sembuh, dari total kasus konfirmasi sebanyak 14.666 orang.

“Jumlah tersebut mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Yang terbaru, semalam ada sebanyak 208 pasien sembuh,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Badai Ismoyo, Selasa (6/7/2021).

Lebih rinci Badai mengatakan, pada 3 Juli lalu jumlah pasien sembuh berada di angka 105 orang. Kemudian naik pada 4 Juli sebanyak 211 pasien sembuh baru, hingga kemudian bertambah lagi sebanyak 208 orang pada Senin (5/7/2021) malam tadi.

Meningkatnya jumlah pasien sembuh juga dibarengi dengan menurnnya penambahan kasus selama tiga hari terakhir. Yakni pada 3 Juli jumlah kasus bertambah sebanyak 171 orang, lalu menurun pada 4 Juli ke 78 orang, dan menurun lagi di 5 Juli ke 73 orang.

“Sehingga kini total kasus aktif di Kabupaten Kudus tersisa 1.089 orang. Rinciannya ada 221 pasien dirawat dan 868 pasien menjalani isolasi mandiri,” sambung Badai.

Jumlah tersebut, kata dia, bisa dibilang menurun cukup drastis dibanding saat puncak kasus di pertengahan Juni lalu. Di mana jumlah pasien isolasi mandiri berada di angka seribuan lebih dan pasien dirawat berada di angka 400-an orang lebih.

Walau demikian, jumlah pasien meninggal juga terbilang cukup tinggi. Persentasenya pun berada di angka 8,16 persen. Dengan total akumulasi kematian yakni mencapai 1.207 orang.

Oleh karena itu, pihaknya berharap masyarakat tetap bisa patuh dalam melaksanakan disiplin protokol kesehatan secara baik dan benar.

Penerapan prokesnya, seperti rajin mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. “ Serta mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan, sehingga bisa memutus rantai penularan virus ini,” jelas Badai.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...