Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Kenaikan Bakal Terjadi Sampai 14 Juli, RS Diminta Tata Managemen BOR

Menko Marinves Luhut Binsar Pandjaitan. (Setkab.go.id)

MURIANEWS, Jakarta – Menteri Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan memprediksi peningkatan kasus bakal terjadi sampai 14 Juli 2021. Itu disampaikan dalam konferensi pers secara virtual melalui kanal Youtube Kemenkes RI, Senin (5/7/2021).

“Karena masa inkunbasi, kalua dimulai tanggal 3 (Juli), saya piker mungkin setelah tanggal 12 (Juli) baru melihat agak slow down. Jadi, sampai tanggal 13, 14 Juli, mungkin akan tetap terjadi kenaikan dan angka itu mungkin bisa naik,” kata Luhut, seperti dilansir kompas.com.

Sebagai langkah antisipasi lonjakan pasien Covid-19, meminta Kementrian Kesehatan mendorong semua rumah sakit rujukan melakukan konservasi tempat tidur sebesar 30 sampai 40 persen untuk perawatan pasien.

“Pak Budi Menkes tadi malam kita sudah maraton dari Sabtu menyiapkan misalnya menyiapkan rumah sakit tambahan di rumah sakit haji,” ujarnya.

Menurutnya, rumah sakit perlu menata management Bed Occupancy Rate atau BOR (tingkat keterisian tempat tidur) dengan baik. Itu dilakukan agar tidak menimbulkan banyak masalah. Dia juga mengakui, pasien Covid-19 yang masuk rumah sakit saat ini meningkat tajam dan sudah mencapai batas kapasitas rumah sakit.

“Sekarang mulai ditata, orang yang boleh masuk rumah sakit itu siapa? Artinya, tingkat penyakitnya kalua saturasi di atas 95, dengan tidak ada tanda-tanda atau OTG (orang tanpa gejala) mungkin cukup isolasi mandiri,” ucapnya.

Saat ini, Kemenkes membangun telemedicine untuk membantu pasien isolasi mandiri. Telemedicine ini bekerjasama dengan platform digital. Langkah ini diharapkan dapat membantu meminimalisir beban rumah sakit dalam menampung pasien Covid-19.

“RS hanya untuk orang yang betul-betul sangat membutuhkan. Yang lainnya, bias dengan isolasi mandiri dengan telemedicine dan kriteria yang jelas,” jelasnya.

 

Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi
Sumber: Kompas.com

Comments
Loading...