Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Denmark Tak Mungkin Lupa Dengan Gelar Juara Euro 1992 Yang Fenomenal

Kasper Hjulmand dan Simon Kjaer, tidak mungkiin melupakan Gelar Juara Euro 1992. (fottball-italia.net)

MURIANEWS, London- Kapten Tim Denmark, Simon Kjaer menyatakan, tujuan timnya di Euro 2020 ini adalah ‘menuju’ London. Kini Denmark memastikan diri akan bermain di Wembley, melawan tuan rumah Inggris, di semifinal Euro 2020.

Namun demikian, Simon Kjaer menyatakan Wembley yang dicapai Denmark saat ini dikatakannya belum cukup. Wembley yang dimaksudnya adalah pertandingan final dan meraih gelar juara.

“Target kami adalah pergi ke Wembley. Tapi saya akan berbohong jika saya mengatakan itu sudah cukup bagi kami untuk mencapai semifinal. Sekarang kami berpikir tentang pemulihan, karena dalam empat hari kami akan memiliki pertandingan lain yang sangat penting untuk dimainkan,” ujarnya seperti dikutip dari laman resmi UEFA.

Kapten Denmark, Simon Kjaer tampil mengesankan dalam pertandingan Denmar di sepanjang turnamen. Menghadapi Inggris, Kjaer menyatakan Denmark sejauh ini tetap harus diperhitungkan.

“Kami bertarung dengan gigi dan kuku kami. Kami bisa memainkan permainan yang lebih baik karena kami meninggalkan terlalu banyak inisiatif untuk lawan kami, tetapi untungnya kami berhasil mengambil langkah mundur dan mempertahankan diri,” tegas Simon Kjaer.

Sementara itu, Pelatih Denmark, Kasper Hjulmand menyatakan, Denmark tak mungkin lupa dengan gelar Juara Euro 1992 yang fenomenal. Namun demikian, dirinya tidak ingin berbicara banyak mengenai gelar juara itu.

“Saya tidak ingin membicarakan 1992 lagi. Itu adalah waktu yang berbeda, Piala Eropa berbeda dan sepak bola berbeda. Kami ingin membuat sejarah kami sendiri. Kami mencoba menginspirasi dan menyatukan negara kami,” ujar Kasper Hjukmand.

Selama ini Denmark selalu identic dengan tim yang sering membuat kejutan. Pada 1992 hal itu mulai muncul, dan seperti berulang di Euro 2020 ini. Namun demikian Hjulmand menyatakan tidak mau membahas mengenai masalah ini.

“Saya tidak berpikir Inggris akan mengejutkan kami, dan saya pikir kami juga tidak akan mengejutkan Inggris. Saya percaya pada karakter tim saya dan cinta dan kasih sayang yang mereka terima dari penggemar saya, yang memberi kami sayap. Kami bermain dengan hati (Cristian) Eriksen. Kami sangat percaya pada diri kami sendiri dan kami akan berjuang,” tegasnya.

 

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: Football.italia

 

Comments
Loading...