Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Keterisian Ruang Isolasi di Jepara Masih Mumpuni untuk Pasien Baru

Situasi halaman IGD RSUD RA Kartini Jepara nampak lengang Senin (5/7/2021). (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara- Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat keterisian ruang isolasi pasien Covid 19 di rumah sakit yang dimiliki Pemerintah Jepara dipastikan tidak penuh. Bahkan, rumah sakit masih siap menerima pasien.

Berdasarkan data di laman resmi corona.jepara.go.id, per Senin (5/7/2021) siang jumlah pasien covid di RSUD RA Kartini ada 58 orang, di RSUD Rehatta Kelet ada 98 pasien, RSI Sultan Hadlirin 16 pasien, RS Graha Husada 16 pasien, RSU PKU Aisyyah Jepara 13 pasien, dan RS PKU Muhammadiyah Mayong 34 pasien.

Dari data yang dimiliki Dinas Kominfo Jepara, per 3 Juli 2021, BOR ruang ICU 88,89 persen. Sedangkan ruang isolasi sebanyak 93,17 persen.

Siang ini, di RSUD RA Kartini Jepara, tingkat keterisian ruang isolasi pasien Covid-19 masih 81 persen. Humas RSUD RA Kartini, Hadi Sarwoko, mengatakan bahwa rumah sakit masih bisa menerima lagi pasien Covid-19.

Hadi menyatakan, RSUD RA Kartini mengikuti perintah gubernur Jawa Tengah. Bahwa, setiap rumah sakit harus menyediakan 40 sampai 50 persen dari ruang yang ada untuk dijadikan ruang isolasi pasien Covid-19.

“BOR masih 81 persen. Artinya, apabila masyarakat membutuhkan rawat inap kami siap menampung,” kata Hadi, Senin (5/7/2021).

Ia menyebut, saat ini jumlah tempat tidur pasien Covid-19 di RSUD Kartini Jepara ada 81 unit. Rinciannya, di ruang ICU Teratai Satu ada tujuh tempat tidur, ruang Mawar dua tempat tidur, ruang Melati Satu ada 19 tempat tidur, Melati Dua ada 18 tempat tidur, Flamboyan ada 18 tempat tidur, dan ruang Anggrek Satu ada 18 tempat tidur.

Pihaknya mengaku, rumah sakit masih bisa menambah jumlah tempat tidur. Namun, itu terkendala dengan minimnya tenaga kesehatan. Pasalnya, per kemarin, sebanyak 165 nakes terpapar Covid-19 harus menjalani isolasi mandiri.

“Kendalanya SDM. Nakes banyak yang isoman. Per kemarin memang sampai 165 nakes. Tapi sudah mulai kembali normal. Pekan ini, terutama perawat tidak sebanyak minggu lalu. (Pelayanan, red) Kita akan normal kembali,” pungkas Hadi.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...