Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Sita Daging Sate saat Razia Warung di Kudus, Polisi Akui Ada Kesalahan dan Minta Maaf

MURIANEWS, Kudus – Kapolsek Bae AKP Ngatmin mengakui pihaknya bersama petugas gabungan telah melakukan razia warung sate di Panjang, Kudus dengan menyita kursi dan bahan baku berupa daging sate. Ia menyebut, langkah itu diambil lantaran pedagang membandel.

Meski demikian, ia mengakui jika apa yang dilakukan itu merupakan sebuah kesalahan prosedur. Karena seharusnya tidak menyita bahan baku. Pihaknya juga telah minta maaf ke pedagang tersebut.

“Bahan baku tidak (tidak disita).  Itu kemarin ada kesalahan (sita satu tampah daging) sudah kami kembalikan, dan sudah minta maaf. Bahwa saat itu pemiliknya bandel, dan ngeyel suruh bawa katanya,” katanya, Senin (5/7/2021).

Disebutkan Polsek Bae telah merazia 50 titik baik restoran, kafe, warung makan, hingga pedagang kaki lima di wilayah Kecamatan Bae. Hal tersebut dilakukan untuk memaksimalkan pemberlakuan PPKM Darurat di khususnya di wilayah Kecamatan Bae.

Di mana, saat PPKM Darurat berlaku, seluruh aktivitas mayarakat di berbagai sektor hanya diperbolehkan maksimal hingga pukul 20.00 WIB. Warung makan, restoran, kafe, ataupun pedagang kaki lima sementara waktu juga hanya diperbolehkan melayani take away atau dibawa pulang.

Kapolsek Bae AKP Ngatmin memperlihatkan bangku dan kursi yang disita (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

AKP Ngatmin mengatakan, masih ada sejumlah warung ataupun kafe yang membandel melayani makan di tempat. Pihaknya juga sudah memberikan shock terapi dengan mengangkut sarana prasarana (sarpras) makan di tempat seperti kursi ataupun meja.

“Ada empat lokasi yang kami sita mebeler dan sudah kami peringatkan karena masih melayani makan di tempat. Harusnya yang kami minta itu identitas, tapi di empat tempat yang kami sita tidak bisa menunjukkan KTP, ya sudah kami bawa itu (mebeler),” ujarnya.

Baca: Layani Makan di Tempat, Kursi Hingga Daging Sate Warung di Kudus Diangkut Petugas

Sarpras yang telah disita akan dikembalikan, setelah yang bersangkutan sanggup mengikuti aturan sesuai dengan ketentuan selama PPKM darurat berlaku. Pihaknya juga akan menindak tegas jika kembali melanggar.

“Sudah diperingatkan dua kali, kami ambil kursinya. Apabila pemilik sudah ke sini (kantor) dan membuat pernyataan sanggup mengikuti PPKM darurat maka akan kami kembalikan. Kalau nanti masih bandel seperti itu, terpaksa kami ambil tindakan dan sidangkan sesuai perda yang berlaku di Kudus, ada sanksi untuk UMKM sesuai yang di perda itu mulai Rp 200 ribu, Rp 500 ribu, dan Rp 1 juta,” jelasnya.

Baca; Soal Sita Bahan Baku Saat Razia Warung: Bupati Kudus: Jangan, Tidak Boleh Itu

Pihaknya juga menyebut tidak akan menyita barang-barang lain selain mebeler untuk yang masih membandel. Terlebih menyita bahan-bahan baku.

Pihaknya berharap, masyarakat bisa paham, bekerja sama, dan bisa menaati dengan aturan yang sudah ada dalam PPKM Darurat. Sehingga,  Kabupaten Kudus akan segera zona hijau.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...