Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Nekat Buka, 14 Tempat Pijat Ditutup Paksa Satgas Covid-19 Klaten

Ilustrasi. (Pixabay)

MURIANEWS, Klaten – Satgas Covid-19 Klaten melakukan tindakan tegas kepada 14 panti pijat yang nekat buka selama penerapan PPKM Darurat. Ke-14 panti pijat tersebut ditutup dengan ditempeli stiker khusus.

Kasatpol PP Pemkab Klaten, Jaka Hendrawan menjelaskan, penutupan tersebut ia lakukan Minggu (4/7/2021). Hal itu karena ke-14 panti pijat tersebut terbukti melanggar aturan dan berpotensi menimbulkan kerumunan.

“Iya, (panti pijat) kita tutup karena nekat buka. Kita tutup sampai tanggal 20 Juli atau sampai kondisi Klaten sudah tidak pada level 4 PPKM,” kata Kasatpol PP Pemkab Klaten, Jaka Hendrawan, seperti dilansir Detik.com.

Ia menyebutkan, panti pijat yang ditutup itu berada di tiga kecamatan, yaitu Jogonalan ada tiga tempat, Prambanan enam tempat, dan Klaten Selatan sebanyak tiga tempat.

“Selain panti pijat, tim gabungan dari Satgas Covid-19 Klaten juga mengimbau pengelola usaha rumah makan untuk mematuhi aturan PPKM Darurat,” terangnya.

“Untuk pengelola rumah makan diberikan imbauan agar pembelian makanan dengan dibungkus,” imbuh Jaka.

Sementara itu berdasarkan data per Minggu (4/7/2021), jumlah pasien positif Covid-19 di Klaten bertambah 418 orang. Hal itu dijelaskan Koordinator Penanganan Bidang Kesehatan Satgas Covid-19, Cahyono Widodo.

“Hari ini kasus aktif terkonfirmasi di Kabupaten Klaten bertambah 418 kasus yang terdiri dari rapid antigen 352 kasus, PCR 66 kasus, ada 120 pasien dinyatakan sembuh dan 34 pasien meninggal dunia. Dari 34 pasien tersebut, 20 di antaranya termasuk terkonfirmasi baru serta 14 lainnya telah menjalani perawatan,” kata Cahyono kepada wartawan di Pemkab Klaten.

Dengan demikian, lanjutnya, jumlah kumulatif Covid-19 di Klaten menjadi 17.128 kasus. Dari jumlah tersebut 5.559 menjalani perawatan/isolasi mandiri.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...