Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pemeriksaan Surat Swab Pelaku Perjalanan di Jepara Lemah

Bus AKAP melintas di jalanan Kabupaten Jepara. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jepara tidak bisa memeriksa surat-surat pada pelaku perjalanan secara maksimal. Kondisi ini mengkhawatirkan adanya penyebaran Covid-19 dari luar Kota Ukir.

Melalui Surat Edaran tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Bupati Jepara mengintruksikan agar bagi para pelaku perjalanan memiliki surat hasil tes swab antigen.

Bagi pelaku perjalanan kendaraan darat dengan jalur perjalanan Jawa-Bali, diharuskan membawa surat hasil tes swab antigen H-1 sebelum melakukan perjalanan.

Bukan hanya itu, pelaku perjalanan harus menunjukkan surat vaksinasi. Minimal vaksinasi dosis pertama. Aturan ini berlaku selama PPKM Darurat dijalankan dua pekan kedepan.

Dalam intruksi itu, Bupati Jepara juga membatasi jumlah penumpang transportasi umum. Yakni hanya 70 persen dari kuata biasanya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jepara Trisno Santoso menyatakan bahwa terkait kuota penumpang itu sebenarnya sudah berlaku mulai masa Lebaran Idul Fitri lalu. Untuk itu, pihaknya tinggal melanjutkannya saja.

Sementara itu, terkait dengan pengecekan surat hasil tes swab bagi pelaku perjalanan, Trisno mengaku tidak ada pengecekan dari petugas berwajib.

“Soal itu (pengecekan surat hasil tes swab, red) memang jadi kendala. Kita tidak bisa maksimal,” kata Trisno, Sabtu (3/7/2021).

Untuk melakukan pengecekan itu, mestinya terdapat posko pemberhentian kendaraan. Namun, Trisno menyatakan belum ada satupun posko pemberhentian. Pihaknya hanya mengecek melalui terminal keberangkatan.

“Belum bentuk posko. Takutnya nanti ada kerumunan. Tidak ada dawuh (perintah) soal pendirian posko itu,” ucap Trisno.

Ia menambahkan, sejauh ini pihaknya hanya menjalankan instruksi tentang pembatasan kuota penumpang. Ia berencana mengkomunikasikan tentang posko pemberhentian itu dengan bupati dan kepolisian.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...